Ngantor di Kelurahan Bantarjati, Bima Arya Soroti Isu Lingkungan

16 July 2019, 12:40 WIB
2 0 78
Gambar untuk Ngantor di Kelurahan Bantarjati, Bima Arya Soroti Isu Lingkungan
Oleh: Husnul Khatimah

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor Bima Arya berkantor di Kelurahan Bantarjati, Senin (15/7/2019). Selain melihat langsung pelayanan kepada warga, Bima Arya juga tampak menyerap berbagai aspirasi dengan keliling perkampungan, serta menyambangi sejumlah hasil renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari bantuan Pemerintah Kota Bogor.

Titik pertama, Bima Arya bersama pimpinan OPD dan Satgas Ciliwung melakukan peninjauan terhadap tanggul penahan air yang rusak di kawasan RW 8 atau perbatasan Bantarjati dengan Sempur. Bima memberikan atensi khusus kepada Lurah Bantarjati terkait masih banyaknya titik pembuangan sampah di bantaran sungai Ciliwung. Menurutnya persoalan sampah memang masih terkendala pada lahan TPS.

\"Kuncinya adalah ada pada rumah tangga. Sampah harus selesai di rumah tangga untuk mengurangi beban ke TPS sembari kami carikan solusinya dan sistem yang pas,” ujar Bima.

Bima meminta Lurah untuk terus meningkatkan sistem koordinasi dan penguatan personel agar lebih kuat merespon publik. \"Saya ingin lurah di seluruh Kota Bogor bisa menjadi profesor yang hafal data, konseptor yang harus sering dialog dengan warga, aktor yang turun langsung ke lapangan dan motivator yang semangat mengabdi. Kalau lurahnya semangat warganya juga semangat,” katanya.

Mengenai RTLH, di Bantarjati Bima menyampaikan bahwa ada sekitar 17 rumah yang mendapatkan bantuan dari Pemkot Bogor. “Saat ini sudah terlaksana 13 rumah. Harus ada standar kesehatannya. Termasuk soal jalan lingkungan saya sampaikan harus ada standarisasi juga. Tidak pakai aspal lagi, tapi pakai paving yang ramah lingkungan,” katanya.

Ketua Komunitas Peduli Ciliwung (KPC) yang juga Sekretaris Satgas Naturalisasi Ciliwung Kota Bogor Een Irawan Putra, menjelaskan kewenangan konstruksi tanggul sungai yang rusak ada di Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane.

“Kami sudah konfirmasi dengan BBWS, sudah dikirim fotonya bahwa ini rawan dan tinggal tunggu waktu saja ambruk sebenarnya. Akan segera dikirim tim untuk survei BBWS,” ungkap Een.

Menurut Een, ada 13 kelurahan di Kota Bogor yang dilintasi Sungai Ciliwung. “Kami sudah bentuk Tim Patroli, sudah jalan proses edukasi, sosialisasi mengingatkan warga terus mengajak warga lebih sadar lingkungan. Tapi Pemkot juga harus fair ketika melarang, harusnya ada fasilitas lain sebagai solusi. Dan ini yang kita konsolidasikan, jadi waktu itu kita pernah rapat waktu dengan Pak Wali, Lurah, Camat, Kepala Dinas. Kami coba analis anggaran-anggaran yang kita punya,” jelasnya.

  Komentar untuk Ngantor di Kelurahan Bantarjati, Bima Arya Soroti Isu Lingkungan

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Penimbunan Lokasi Smelter PT. GNI Diduga Tidak Memiliki IUP

    Sandy Makal  di  Morowali Utara  |  24 Jan 2020
  2. Dugaan Pencemaran Nama Baik, Hendly Tempuh Jalur Hukum

    Sandy Makal  di  Palu Kota  |  15 Jan 2020
  3. MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    MAKSIMALKAN ATMAGO SEBAGAI UPAYA KESIAPSIAGAAN BENCANA

    Agus Basuki RAPI  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  2. 9
    Komentar

    PENGENDANG BANYUWANGI (FATWA AMIRULLAH)

    fatwa amirullah kendang  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020
  3. 5
    Komentar

    SAMPAH BAGAIKAN KELUARGA

    Konco Longok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  16 Jan 2020
  4. 5
    Komentar

    BPBD BANYUWANGI SIAGA BENCANA(diklat pmi)

    Hendika Londho  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  17 Jan 2020