NGAKU BISA GANDAKAN UANG, DUKUN BODONG DIRINGKUS.

56569 medium post 62585 cf87d08f 3b83 40a3 92c7 688cce87724b 2019 04 01t22 05 07.677 08 00
Petualangan seseorang berinisial SH, sebagai penipu ulung akhirnya bermuara di penjara. Pria 52 tahun asal Dusun Padasongkar Desa Aikmual Kecamatan Praya ini, diborgol polisi di rumahnya.
Pria bertubuh gempal ini diringkus polisi setelah dilaporkan H Umar Asmad, warga Dusun Mudung Barat Desa Anggaraksa Kecamatan Pringgabaya Lombok Timur. SH dilaporkan karena memangsa korbannya dengan berlakon sebagai dukun. Ia mengaku bisa membatu orang menggandakan uang. Namun, sebelum korbannya digandakan maka harus menyetor terlebih dulu dengan uang asli.
Nah, kedok SH inilah yang kemudian dilaporkan H Umar. Kronologisnya, Pelaku mengaku sebagai orang pintar. Orang yang susah dengan uang atau ingin kaya dalam waktu singkat, ia bisa membantu menggandakan uang sampai miliran rupiah. H Umar yang mendapatkan kabar soal kesaktian SH akhirnya kepincut.
Dengan bahasa yang sangat meyakinkan ditambah dengan mantra-mantra palsunya, pelaku menipu korbannya H Umar hingga Rp 41.500.000 dalam waktu bertahap. Dalam waktu itu, H Umar bukan untung tapi malah buntung sebuntung-buntungnya. Uang yang sudah dikeluarkannya tak kunjung berlipat hingga akhirnya ia curiga.
Sadar merasa ditipu, kemudian ia meminta anaknya Aswin 25 tahun untuk melapor ke polisi. Aswin kemudian melaporkan perbuatan SH ke Polres Lombok Tengah, Kamis (28/3). Polisi langsung bergerak cepat mendalami laporan itu. Setelah merasa cukup bukti, polisi langsung bergerak memburu pelaku. SH diciduk di kediamannya Jumat (29/3), tanpa perlawanan.
"Pelaku sudah kita amankan dan sedang menjalani proses pemeriksaan karena kasus penipuan,” ungkap Kasatreskrim Polres Lombok Tengah, AKP Rafles P Girsang.
Sumber : radarlombok
Sudah dilihat 28 kali

Komentar