"NEMPIK" WUJUD GOTONG ROYONG PEREMPUAN SASAK

66633 medium post 71161 1b146479 7ae0 4477 ba3d f5a78889bacd 2019 07 13t21 56 57.785 08 00 66634 medium post 71161 2ebe5f32 2537 4c33 b040 30d1b47438c1 2019 07 13t21 56 59.489 08 00 66635 medium post 71161 4ce4b2a5 a0ad 45bc b2a3 c55ef27aeb58 2019 07 13t21 57 00.806 08 00
(13/07/2019). Kebiasaan Gotong royong dewasa ini sudah mulai terkikis. Kepedulian terhadap sesama warga mulai sulit ditemukan. Individualisme berkembang pesat seiring kemajuan zaman.
Keadaan seperti yang dijelaskan di atas untungnya tidak berlaku di Dusun dusun dan di desa desa di Lombok. Hal ini bisa dilihat di kebiasaan masyarakatnya dalam kegiatan kegiatan seperti persiapan begawe (syukuran) yang diadakan oleh warga masyarakat.
Tak terkecuali para perempuan pun ikut membantu kegiatan tersebut. Pada malam hari H Begawe, warga berdatangan menuju rumah yang mengadakan syukuran tanpa harus diundang. Persiapan pembuatan makanan yang akan digunakan untuk para tamu besoknya pun dilakukan bersama sama. Beras yang akan dimasak pun dalam jumlah yang banyak. antara 300 - 1000 kg beras disiapkan. Para perempuan yang ada di lingkungan tersebut membersihkan beras secara bergotong royong. Proses membersihkan beras yang akan dimasak dengan menggunakan nampan. pemilahan tersebut disebut NEMPIK. Kegiatan Nempik ini menunjukkan bagaimana para perempuan Sasak bersama bahu membahu membantu warga lainnya yang sedang mengadakan acara syukuran.
Semoga kebiasaan kebiasaan baik ini tetap terjaga dan tidak terkikis oleh kemajuan zaman. #AtmagoEPiQUE
Sudah dilihat 91 kali

Komentar