Natal Anak Sekolah Minggu Diajak Menjaga Alam

1 0 236
Gambar untuk Natal Anak Sekolah Minggu Diajak Menjaga Alam
kebonharjoatmaGo.com.
Anak Sekolah Minggu Gereja Kristen Jawa Gowok (GKJ) desa Kebonharjo kembali mengikuti perayaan Natal Anak, Minggu (12/1/2020). Dalam perayaan Natal Anak ini mengambil tema ‘Selamatkan Bumi Kita Bagi Kemuliaan Allah,’ dengan sub tema ‘Yesus Kristus Datang untuk Menyelamatkaan Orang Berdosa’. (Lukas 2 : 8-20).

Diungkapkan Ketua Panitia Perayaan Natal Anak Sekolah Minggu, Titi Sam Kristianti. S. Si dan Suniati. S. Th) bahwa kegiatan Natal Anak tersebut juga diikuti anak-anak Sekolah Minggu dari gereja tetangga, yaitu GKJ Kaligesing pepanthan Pendem, Kaligesing, Purworejo. GKAI (Gereja Kristen Alkitab Indonesia) Yogyakarta jemaat Samigaluh waru X. Kulon Progo. Dan didampingi orang tua masing-masing. Acara sangat meriah dan sederhana.

“Kita mengambil tema terkait alam ini agar anak anak sekolah minggu mengerti tentang pentingnya alam bagi seluruh kehidupan dan harapan kita mereka bisa memulai dari dirinya mencintai alam,” kata Titi.

Sementara dalam kotbah Ibadah Natal sekolah minggu anak (Ali Murtopo) menyampaikan bahwa alam diciptakan Allah sungguh amat baik, tetapi karena dosa manusia merusak alam, padahal akibat perbuatan manusia merusak alam yang kena akibatnya adalah manusia itu sendiri. Maka anak-anak diharapkan selalu mencintai lingkungan sekitar, menjaga alam dengan selalu tidak merusak tanaman disekitar, namun harus rajin menanam pohon untuk mewujudkan bumi asri dan rumah tinggal yang nyaman dan aman.

“Melalui Natal Sekolah Minggu, anak-anak diingatkan untuk ikut menjaga alam semesta yang diciptakan Tuhan. Contoh yang bisa dilakukan dari diri sendiri dengan tidak membuang sampah sembarangan, merawat tanaman dengan baik,menanam bunga,memelihara ikan,memelihara kambing dsb” ujar Ali.

Anak-anak sekolah minggu GKJ Gowok ini dalam perayaan Natal tersebut menampilkan penampilan lagu pujian bersama yang menginspirasikan tentang Selamatkan Bumi Kita Bagi Kemuliaan Allah. Lagu ini menceritakan awalnya di dalam kawasan hutan yang kondisinya masih asri, pohon tumbuh dengan subur dan hewan-hewan hidup memiliki makanan yang cukup, kondisi hutan menjadi rusak berawal dari adanya aktivitas manusia melakukan penebangan dan pembakaran, akibatnya hutan pun rusak dan mulai timbul bencana banjir dan longsor kejadian bencan ini juga menimpa manusia. Setelah timbulnya bencana, manusia baru sadar akan arti pentingnya alam untuk kehidupan dan dilakukanlah pelestarian lingkungan dengan melaksanakan penanaman pohon dan menjaga alam sehingga kembali asri. Di akhiri lagu Alam Raya Karya Bapa.

Selain menampilkan pujian bersama, anak-anak sekolah minggu juga mengisi acara perayaan Natal dengan menampilkan berbagai kegiatan kreativitas anak dan lagu-lagu.

#dusungowokdesakebonharjo

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  2. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  3. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  4. Cegah Pendemi Covid-19, Samatri Chapter Bekasi Utara Lakukan Penyemprotan Disinfektan

    Indra Gunawan  di  Bekasi Utara, Bekasi Kota  |  1 Dec 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  3. 1
    Komentar

    Jurus Jitu Camat Menurunkan Angka AKI-AKB

    Sarip Hidayatulloh  di  Parungkuda, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  4. 0
    Komentar

    Keutamaannya Jika Kamu Baca Al-Qur'an

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cengkareng, Jakarta Barat  |  28 Nov 2020