Nasi boran nasibmu kini

15194 medium data
Nasi boranan adalah salah satu kuliner khas Kabupaten Lamongan. Menu ini bisa kita temukan di jalan nasional Surabaya - Lamongan dan di wilayah alun-alun Lamongan.

Namun baru-baru ini Direktur Perusahaan Daerah melakukan terobosan baru dalam rangka meningkatkan omzet penjual nasi boran. Yaitu, melakukan relokasi. Para pedagang nasi boran di sepanjang trotoar Jalan Panglima Sudirman dipindahkan ke areal barat Lamongan Plasa.

Langkah ini diambil untuk mengurangi kemacetan di lintas jalan nasional Surabaya - Lamongan. Juga untuk menghasilkan efek simbiosis mutualisme antar penjual nasi boranan dan para pedagang di Lamongan Plasa. Selain itu, berjualan nasi di trotoar jalan tidak dapat menjamin kebersihan makanan. Debu, asap, dan kotoran bisa hinggap pada makanan yang terbuka atau sesekali dibuka.

Hanya saja, selama dua minggu pertama pemindahan lokasi jualan, perbaikan omzet yang diprediksi Direktur Perusahaan Daerah belum terwujud, bahkan para pedagang cenderung merugi. Menurut pengakuan Karmi, salah satu dari 25 penjual yang direlokasi, jualan nasi boran yang biasanya dimulai pukul 15.00 nasi sudah habis paling lambat pada pukul 22.00. Tapi sekarang, berjualan di tempat baru--sebelah barat Lamongan Plasa--dimulai dari jam 15.00 nasi belum habis sampai pukul 3 dini hari. Hal ini tentu saja jauh di bawah penjualan di tempat lama. [jp]
Sudah dilihat 40 kali

Komentar