MUSYAWARAH PIHAK KONTRAKTOR DAN WARGA TERKAIT DAMPAK PROYEK PEMBANGUNAN ACCES ROAD PATIMBAN

39609 medium post 47081 811eb9b0 19c0 4a33 b60a 264e0022a65d 2018 11 18t16 52 50.183 07 00
Kontraktor Pembangunan Akses Jalan menuju Pelabuhan Patimban laksanakan musyawarah dengan perwakilan warga yang terdampak pembangunan tersebut. Bertempat di Kantor Desa Gempol Musyawarah tersebut dihadiri perwakilan dari PT Shimizu, Konsultan Katahira, Perwakilan Kementrian PUPR, Kepala Desa Gempol serta beberapa tokoh masyarakat. Kamis pagi(15/11/2018). Lili Daryana berharap adanya pembangunan tidak merugikan petani di sekitar area. Ia sendiri mendukung adanya pembangunan tersebut namun ia ingin dampak dari pengarugan tidak merugikan petani. Selain itu ia meminta hal seperti Saluran air jangan sampai ditutup. Lalu, batas pengarugan juga diperjelas agar tidak melebar ke lahan warga. Sementara itu, Kepala Desa Gempol Mayo Sumaryo berharap adanya pembangunan proyek apapun tidak meninggalkan kearifan lokal. Perwakilan PT Shimizu Joko mengatakan bahwa pihaknya akan berusaha agar pembangunan yang dilaksanakan tidak merugikan masyarakat. Ia juga memohon maaf jika diawal kehadirannya bersama dengan masyarakat minim komunikasi atau kurang untuk saling sapa. Lalu Febian dari Kementrian PUPR berharap untuk masyarakat terdampak terutama yang terkena getaran alat pancang di relokasi. Selain itu, rumah-rumah warga yg retak akibat getaran alat pancang juga bisa diperbaiki oleh perusahaan terkait. Lalu hasil dari musyawarah antara Kontraktor bersama warga terdampak didapati sebagai berikut yakni Secara umum masyarakat tidak keberatan atas rencana pembangunan basecamp PT Shimizu, PP serta Bangun Cipta Karya di Desa Gempol. Hanya warga meminta agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu lingkungan sekitar baik polusi udara, air serta gangguan lain. Sebelumnya dalam tes pile pemasangan tiang pancang beton terjadi getaran yang menyebabkan rumah warga retak serta beberapa tembok sebagian roboh dipemukiman warga yang tidak jauh dari proyek tersebut. (ANRJ)
Sudah dilihat 39 kali

Komentar