MUSIM PANEN RAYA HARGA PADI TURUN

57341 medium fb img 1554624363686
Meski sempat diserang hama wereng dan keong, petani di Dawuan dan Kalijati tetap merasa bersyukur. Lantaran hasil panennya untuk musim panen raya ini lumayan melimpah. Hal demikian diutarakan langsung oleh Petani yang menggarap sawahnya langsung Deden. Dia juga menjelaskan meski pada masa tumbuh sawahnya sempat dilanda kesulitan air dan hama, dirinya tetap selalu bersyukur masih diberikan untuk bisa memanen sawahnya. Yang menjadi kesulitan hari ini menurut Deden adalah hargi padi yang kian merosot. Beras di pasar harganya stabil, malah cenderung tinggi. Dia menjual padi pada tengkulak sekitar Rp 400 ribu untuk satu kuintal, Padahal menurutnya, harga biasanya bisa sampai Rp 500 atau bahkan Rp 600 ribu. Apa yang disampaikan Deden, ternyata juga diakui oleh Warsih, petani dari Kalijati Timur yang menggarap sawah di Desa Manyeti. Warsih menduga harga padi yang semakin merosot disebabkan berlangsungnya musim panen. Biasa dikenal dengan istilah panen raya, sehingga harga menurun karena stok padi dikalangan petani banyak ditemui. Sementara kegiatan panen disejumlah wilayah di Pantura terus berlangsung. Hasil panen di musim ini pun memiliki harga yang terbilang masih normal meskipun mengalami penurunan jika dibanding musim tanam katiga lalu. Petani dan juga pengusaha padi di Patokbeusi Manaf Hadi Permana mengatakan, saat ini harga padi hasil panen untuk biji panjang seperti Ciherang dan IR 64 ada diharga Rp 4.500 per Kg sedangkan untuk ketan sekitar Rp 5.000 per kg dalam Gabah Kering Panen (GKP).Selain itu kata Manaf, panen musim rending ini berimbas pada penurunan produksi karena beberapa hal diantaranya faktor cuaca serta hama penggerek batang.
Sudah dilihat 30 kali

Komentar