MOOD DAN WAKTU LUANGMOOD DAN WAKTU LUANGMm

64957 medium 20190629 100203
Mood merupakan efek dari suasana hati, sehingga mengelola hati merupakan bengkel progresif bagi perbaikan dan peningkatan mood. Dalam kamus Oxford, mood diartikan “the way you are feeling at a particular time”, yaitu suasana hati atau jiwa pada saat tertentu, bisa dalam keadaan baik (good mood)maupun buruk (bad mood). Karena itu, mood bisa kita kondisikan dengan memperbaikinya dan meningkatkannya.

Selain karena faktor internal suasana hati kita, mood juga dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kondisi lingkungan sosial, kondisi cuaca atau hubungan personal dengan orang terdekat kita. Faktor lain yang berpengaruh ialah asupan gizi dalam makanan yang kita konsumsi, serta pola hidup yang kita realisasikan dalam kebiasaan kita sehari-hari. Kendali mood ialah sistem kerja otak, sehingga kemampuan kerja otak yang maksimal mempengaruhi stabilitas mood kita. Oleh karena itu, untuk memperbaiki bad mood dan meningkatkan good mood diperlukan cara yang sinergis antara hati, otak dan tubuh kita.

Bad Mood atau suasana hati yang tidak bagus, adalah kondisi yang tidak pernah kita inginkan, namun memang kondisi ini kerap hadir menyambangi kita. Tentu saja kondisi itu sangat tidak menguntungkan. Dalam kondisi itu, kita menjadi pribadi yang kadang tidak produktif, bahkan jenderung menjadi stresor bagi lingkungan sekitar kita. Waktu yang kita punya terkadang terbuang percuma, contoh kecil saja, seseoranh yang kesehariannya mempunyai aktivitas padat, maka begitu ada waktu luang, tentu itu akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk menyelesaikan berbagai hal. Seseorang yang mempunyai hobby menulis, akan menghhabiskan waktu luangnya untuk menyelesaikan tulisan-tulisannya. Namun akan berbeda ceritanya saat waktu luangnya itu tidak didukung oleh Mood yang bagus, maka ia akan mengalami kesulitan dalam menuangkan ide-idenya.

Dalam Islam mengajarkan untuk mencari ketenangan dalam Al-qur’an, dalam QS Al-Syams ayat 9 yang menegaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang selalu membersihkan hati dan jiwanya, membersihkan ruhnya dan setelah itu diisi dengan berdzikir kepada Allah mengingat Allah menyebut-nyebut Allah dan menyambungkan dirinya hanya dengan Allah subhanahu wata’ala.
Allah sendiri menegaskan bahwa dengan mengingat Allah maka akan menjadikan hati kita menjadi tenang. Berdzikir salah satunya adalah dengan membaca Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an adalah basis atau landasan orang-orang yang yakin akan keagungan, kemuliaan dan kekuasaan Allah SWT. Membaca Al-Qur’an tidak hanya akan membuat kita mendapatkan petunjuk lahiriyah dan petunjuk batiniyah saja, tetapi Al-Qur’an juga akan menjadikan obat, menjadikan segala macam kebahagiaan dalam hidup kita.

Demikianlah, semoga kita menjadi pandai mengelola hati agar selalu tenang dalam menjalakan aktivitas, dan jika suasana hati yang tidak stabil atau Bad Mood itu menyambangi, kita segera mampu mengendalikannya.
Aamiin...
Sudah dilihat 56 kali

Komentar