MINTA BANTUAN PEMDA, PELAKU USAHA MEBELLER PABUARAN MENGELUH SULIT PASARKAN PRODUKNYA

27 March 2019, 13:24 WIB
1 0 62
Gambar untuk MINTA BANTUAN PEMDA, PELAKU USAHA MEBELLER PABUARAN MENGELUH SULIT PASARKAN PRODUKNYA
Pelaku usaha home industri mebeuler sofa dan spring bed di Kecamatan Pabuaran mengaku kesulitan dalam memasarkan prodak-prodaknya. Hal tersebut dikemukakan oleh pelaku usaha mebeuller asal Pabuaran Ade Akbari, . Ade Akbari saat ini hanya mengerjakan sofa atau springbed sesuai pesanan, atau dikenal dengan istilah custom. Harga yang ditawarkan Ade beragam, dimulai Rp 2 jutaan hingga Rp 10 jutaan. Di tempatnya tinggal Desa Siluman Pabuaran, ada sekitar 50 pelaku home isdustri yang serupa. Tidak dibentuknya kelompok usaha sejenis, membuat 50 pelaku home industri ini saling menjatuhkan satu sama lain. itu pula alasan mengapa Ade Akbari kesulitan dalam memasarkan prodaknya tersebut. Karya-karya Ade sudah sampai ke berbagai daerah di Indonesia, hal demikian menurutnya akibat dia rajin memanfaatkan paltfrom toko online. Dia berharap pemerintah tidak alpa, namun menurutnya, pemerintah harus ikut memikirkan persoalan kesulitan memasarkan, yang dialami oleh pelaku home isdutri mebeuller sofa dan spring bed di desanya. Namun masalahnya pada pemasaran, terutama mengatasi persaingan antara 50 pelaku home industri, itu yang sulit,” tukasnya.

  Komentar untuk MINTA BANTUAN PEMDA, PELAKU USAHA MEBELLER PABUARAN MENGELUH SULIT PASARKAN PRODUKNYA

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!