MINIATUR UNIK BERBAHAN LIMBAH MINUMAN KALENG

29087 medium post 38175 52d5fd0d bc45 442e bac2 d7984c587c33 2018 07 30t07 04 40.480 07 00 29089 medium post 38175 5fef5286 022d 4c4c be61 687d4382e7b0 2018 07 30t07 04 41.248 07 00 29088 medium post 38175 9808911e 1dcf 40bf 9da2 60e9d28167d1 2018 07 30t07 04 40.862 07 00 29090 medium post 38175 338d90e6 b0de 4fd4 9d43 c64071ef9707 2018 07 30t07 04 41.601 07 00
MINIATUR UNIK BERBAHAN LIMBAH MINUMAN KALENG

Kaleng minuman biasanya dibuang begitu saja setelah isinya habis dinikmati. Dilempar di jalanan atau masuk ke tempat sampah seolah tiada guna dan tak ada potensi yang bisa dimanfaatkan dari kaleng bekas minuman tersebut. Demikianlah umumnya yang dirasakan oleh sang kaleng bekas minuman diberbagai tempat, jangankan di kota-kota besar sedang di kota kecil atau kampung sekalipun hanya jadi limbah atau sampah yang sepatutnya untuk disingkirkan begitu saja.

Tapi tidak bagi Irfan, warga Desa Kalijati Timur Kecamatan Kalijati Kabupaten Subang. Kaleng bekas minuman itu bisa menjadi koleksi unik yang bernilai seni tinggi. Dengan kreativitas dan keterampilan tangannya, Irfan menyusun setiap potongan kaleng bekas minuman yang sudah dibentuk berbagai jenis miniatur seperti ; Motor Harleydavidson, Scooter, Pesawat, Drumm, dan lain sebagainya.

Bermula dari kegiatan rekannya yang sedang membuatkan kerajinan tangan dari kaleng bekas minuman yang ada disekitar tempat kerjanya. Namun rekannya itu tidak bisa menyelesaikannya, entah mungkin kurang kreatif atau karena terbatasnya waktu. Melihat hal demikian Irfan merasa terdorong untuk membantu dan menyelesaikan pembuatan kerajinan tersebut dengan kreasinya sendiri. Tak disangka rekannya itu merasa puas setelah tahu apa yang dihasilkan oleh Irfan saat itu. Demikian sekilas cerita awal ketertarikan Irfan pada pembuatan miniatur berbagai barang tersebut.

Irfan pun bercerita bahwa terakhir ia bekerja disebuah kaffe di Kota Depok yang seringkali banyak waktu luang. Sehingga untuk mengisi waktu luangnya itu hanya nongkrong atau sekedar ngobrol dan kumpul bareng rekan-rekannya. Namun jiwa mudanya yang kritis dan juga kreatif merasa tidak puas jika waktu luangnya itu hanya diisi dengan kegiatan yang tidak menghasilkan apa-apa.

Sebelum sampai pada aktivitasnya dalam membuat kerajinan dengan memanfaatkan kaleng bekas minuman. Irfan menuturkan bahwa ia juga sempat menjadi driver GOJOL untuk mengisi waktu senggangnya sebagai karyawan kaffe tersebut. Namun akhirnya ia lebih intens menggeluti dunia seni dengan mengolah limbah kaleng bekas minuman. Bahkan akhirnya ia memberanikan diri untuk resign dari tempatnya bekerja. Ia bertekad untuk fokus mengembangkan kreativitasnya pada kegiatan mengolah barang-barang bekas agar mempunyai nilai seni. Jadi sebenarnya, Irfan mampu juga membuat karya seni lainnya seperti Sandal Karakter, Gantungan Kunci dlsb yang semuanya dibuat dari barang-barang bekas. Hanya untuk saat ini dia lebih fokus pada miniatur kendaraan / motor dan berbagai benda-benda unik lain yang bahannya dari Kaleng Bekas Minuman.

Benda-benda unik yang dibuat Irfan sudah banyak dipesan / dibeli oleh para penikmat seni dari berbagai daerah. Seperti Tanjungpriuk, Bekasi, Karawang dan daerah lainnya. Mengingat banyaknya pesanan, bahkan ada yang memesan dalam partai besar maka Irfan bertekad mengembangkan usahanya dengan merekrut beberapa anak muda sebaya disekitar rumahnya untuk terlibat dalam industri kreatif yang sedang digelutinya. Keterbatasan modal bukan masalah besar bagi Irfan, sebab menurutnya niat dan tekad yang kuat disertai ketekunan menjalaninya sudah cukup menjadi pendorong bagi siapapun untuk maju.

Demikianlah potensi anak muda dari Desa Kalijati Timur yang mempunyai semangat tinggi untuk maju dan bertekad menularkan semangatnya itu pada sesamanya. Namun tentunya menjadi tanggungjawab pihak berwenang dan harus menjadi perhatian pihak-pihak yang berkompeten dalam hal ini pemerintah melalui dinas-dinas terkait untuk turut mendorong upaya tersebut agar lebih berdaya guna dan berhasil guna. Sehingga potensi generasi muda benar-benar bermanfaat untuk dirinya, keluarga dan juga lingkungannya.
Sudah dilihat 53 kali

Komentar