Menyalakan Lentera Literasi Lewat Monika di RW 24 Mergangsan KidulL

29 September 2019, 18:50 WIB
4 0 139
Gambar untuk Menyalakan Lentera Literasi Lewat Monika di RW 24 Mergangsan KidulL
RW 24 Mergangsan Kidul, Kel. Wirogunan, Kec. Mergangsan, Kota Yogyakarta adalah salah satu dari tiga Rukun Warga (RW) di Kampung Mergangsan Kidul. Kampung Mergangsan Kidul dipilih menjadi klaster kampung Pendidikan. Kampung pendidikan dimaksud dengan pertimbangan antara lain, karena keberadaan beberapa kampus, Keberadaan Taman Kanak-kanak (TK), banyaknya mahasiswa yang tinggal sementara (kost) di wilayah Kampung, tekad tokoh masyarakat mensinergikan keberadaan kampus dapat memberikan nilai tambah bagi peningkatan kualitas SDM warga dan pertimbangan-pertimbangan lain.

Proses mewujudkan Kampung Pendidikan tersebut dengan berbagai upaya, salah satunya bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Yogyakarta untuk menghadirkan Layanan Perpustakaan Keliling dengan Mobil Layanan Internet Kewilayahan (Monika) secara rutin. Perpustakaan keliling adalah bagian dari pelayanan perpustakaan umum yang mendatangi/mengunjungi pembacanya dengan menggunakan kendaraan, baik mobil atau motor.

Monika hadir sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Dinas Perpusda Kota Yogyakarta, yang sebelum datang ke wilayah, telah dikomunikasikan beberapa hari sebelumnya. Di RW 24 Mergangsan Kidul, Monika hadir bersamaan dengan kegiatan PAUD. Satu sisi, anak PAUD diberi materi dengan memanfaatkan buku yang ada di Monika, baik cerita atau dogeng ataupun mengenalkan sesuatu dengan menunjukkan gambar yang ada dalam buku. Disisi lain, orang tua dari anak PAUD membaca buku-buku yang ada hingga kegiatan PAUD selesai.

Mardiana Wati, salah satu pengelola PAUD Mekarsari 24 menyatakan bahwa kegiatan PAUD yang pada hari minggu tertentu bersamaan dengan Monika, memberikan manfaat bagi anak didik PAUD, juga orang tua wali. Saat Monika datang, pendidik PAUD harus melakukan inovasi untuk menyesuaikan dan memanfaatkan fasilitas Monika. Monika di RW 24 sebagai upaya literasi bagi warga/orang tua wali dan anak didik PAUD. "Kita hanya berikhtiar sebisa dan semampu yang kita bisa lakukan. Fasilitas Monika memberikan manfaat bagi anak. Walaupun terkadang anak dengan polah tingkahnya, memerlukan perhatian khusus bagi pendidik", kata ibu dua putera ini.

Lebih lanjut, Mardiana Wati menjelaskan, upaya literasi melalui Monika ini menjadi salah satu alternatif dukungan atas Kampung Mergangsan sebagai Kampung Pendidikan. "Walaupun Monika tidak hadir di setiap hari Minggu, namun keberadaannya yang bersamaan dengan kegiatan PAUD, memberikan kontribusi bagi wawasan pengetahuan anak didik dan orang tua wali", Ujar Mardiana.

Upaya meningkatkan wawasan dan kecerdasan anak didik PAUD dan orang tua wali melalui Monika, diibaratkan menyalakan Lentera Literasi. Maju terus PAUD Mekarsari 24, dan Sukses mulia. (KangRozaq)

#WirogunanSemarak
#AbdulRazaq
#LPMKWirogunan
#TerusBerbuat
#KampungPendidikan
#MemanfaatkanHidupUntukHidupBermanfaata

  Komentar untuk Menyalakan Lentera Literasi Lewat Monika di RW 24 Mergangsan KidulL

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020
  4. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  15 jam lalu
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020