Menunggu Bukber, Jatam Sulteng Gelar Diskusi terkait Krisis Lingkungan Hidup

62007 medium dscn0751
Jaringan Advokasi Tambang Sulawesi Tengah, (22/05/19) melaksanakan diskusi terkait krisi lingkungan hidup. Kegiatan yang dilanjutkan dengan buka bersama itu, juga dihadiri oleh Kadis Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Tengah.

Dalam pendiskusian, tidak hanya membahas krisis lingkungan hidup serta setting pertumbuhan ekonomi. Melainkan juga memaparkan beberapa respon berupa petisi yang di tandatangani sebanyak 99.140 rakyat dunia untuk mendorong pengetatan izin tambang dan evaluasi perizinan sepanjang teluk Palu-Donggala.

Ribuan tandatangan tersebut merupakan tandatangan dari beberapa negara, diantaranya Jerman, Singapura, Prancis, Meksiko serta indonesia, terkhsus warga Palu dan Donggala sendiri. Dukungan tandatangan tersebut dikumpulkan melalui website petisi yang dibuat oleh Jatam yang difasilitasi oleh lembaga Jerman.

Harapannya, bahwa (IUP) sekaligus perusahaan tambang galian C yang berada sepanjang pesisir Palu-Donggala segera di cabut dan diberhentikan.
Sudah dilihat 33 kali

Komentar