MENGENAL VIRUS CAMPAK 

32367 medium post 41114 bd425411 1d52 404b bb17 53f65c92b005 2018 09 09t11 05 22.600 07 00
Campak adalah infeksi virus yang ditandai dengan munculnya ruam di seluruh tubuh dan sangat menular. Campak bisa sangat mengganggu dan mengarah pada komplikasi yang lebih serius. Gejala campak mulai muncul sekitar satu hingga dua minggu setelah virus masuk ke dalam tubuh

Gejala Virus Campak

Mata merah, bengkak, dan sensitif terhadap cahaya.

Tanda-tanda menyerupai pilek (misalnya sakit tenggorokan, batuk kering, dan hidung beringus).

Bercak kecil berwarna putih keabu-abuan di mulut dan tenggorokan.

Demam tinggi.

Lemas dan letih.

Nyeri.

Tidak bersemangat dan kehilangan selera makan.

Diare

Muntah-muntah.

Penyebaran Virus Campak

Bagi penderita campak, virus campak ada di dalam percikan cairan yang dikeluarkan saat mereka bersin dan batuk. Virus campak akan menulari siapa pun yang menghirup percikan cairan ini.

Virus campak bisa bertahan di permukaan selama beberapa jam dam bisa bertahan menempel pada benda-benda lain. Saat kita menyentuh benda yang sudah terkena percikan virus campak lalu menempelkan tangan ke hidung atau mulut, kita bisa ikut terinfeksi.

Campak lebih sering menimpa balita. Tapi pada dasarnya semua orang bisa terinfeksi virus ini, terutama yang belum pernah terkena campak atau yang belum mendapat vaksinasi campak.

Pencegahan Campak

Vaksinasi MMR adalah vaksin gabungan untuk campak, gondongan, dan campak Jerman. Vaksinasi MMR diberikan dua kali. Pertama diberikan ketika anak berusia 13 bulan, lalu berikutnya diberikan ketika mereka berusia 5-6 tahun atau sebelum memasuki masa sekolah dasar.

Pengobatan Campak

Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus ini. Tapi jika komplikasi terjadi atau infeksi campak menjadi sangat parah, perawatan di rumah sakit kemungkinan akan dibutuhkan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, terdapat beberapa hal yang bisa membantu:

Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi.

Banyak istirahat dan hindari sinar matahari selama mata masih sensitif terhadap cahaya.

Minum obat penurun demam dan pereda sakit. Jangan berikan aspirin jika anak Anda berusia kurang dari 16 tahun

 

Sudah dilihat 32 kali

Komentar