MENGENAL SEMANGKA AGRIHORTI

31388 medium post 40188 42da09ec f310 4c4f a528 c99002589271 2018 08 28t08 37 53.981 07 00 31390 medium post 40188 d933b595 77dd 470a 9166 52aa710b96e0 2018 08 28t08 37 55.099 07 00 31389 medium post 40188 255901a5 ae60 4bb2 9c7d 5c75374602cc 2018 08 28t08 37 54.554 07 00 31391 medium post 40188 95641115 678d 45be 98cf 88ae0ede3da0 2018 08 28t08 37 55.514 07 00
SEMANGKA SERIF SAGA AGRIHORTI
Semangka merupakan salah satu jenis buah yang banyak diminati oleh masyarakat baik dalam maupun luar negeri, karena rasanya yang manis dan segar. Kandungan elektrolit dan air yang tinggi dalam semangka sangat baik untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Kandungan lemak dan kalorinya pun sangat rendah, hanya 30 kalori per 100 g. Semangka kaya akan anti oksidan flavonoid seperti likopen, beta karoten, lutein, zeaxanthin, dan cyptoxanthin. Anti oksidan tersebut diketahui dapat mencegah kanker usus besar, prostat, payudara, endometrial, paru-paru, mulut rahim, dan pankreas. Kandungan likopen dalam semangka bahkan lebih tinggi daripada tomat. Semangka segar mengandung 3,4 mg likopen setiap 100 gramnya, sementara tomat hanya memiliki 2, 72 mg.
Semangka Serif Saga Agrihorti mempunyai bobot per buah antara 4-6 kg, produksi 26,84-34,41 ton/ha, warna kulit buah hijau muda dengan pola lorek lebih lebar dengan warna hijau tua. Keungulan varietas Serif Saga Agrihorti yaitu rasa daging buah manis dengan kadar PTT 10-12 o brix, produksi tinggi dan warna daging merah cerah sangat menarik. Konsumen lebih menyukai semangka berwarna merah cerah dan menarik, oleh karena itu semangka Serif Saga Agrihorti mempunyai peluang besar untuk dikembangkan dan disukai konsumen.
Karakter kualitatif yang membedakan Serif Saga Agrihorti dengan jenis lainnya yaitu karakter warna daging buah dan warna biji. Semangka Serif Saga Agrihorti mempunyai warna daging buah lebih merah dibanding semangka varietas Torino. Berdasarkan pengamatan warna daging buah menggunakan colour chart yang diproduksi The Royal Horticultural Society London, semangka Serif Saga Agrihorti mempunyai warna daging buah merah Red G43A, sedangkan semangka varietas Torino berwarna merah Red G43B. Kualitas warna merah Red G43A lebih kuat dibanding Red 43 B.
Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika telah melakukan serangkaian kegiatan pemuliaan semangka untuk menghasilkan varietas unggul baru. Kegiatan pemuliaan konvensional melalui hibridisasi dan penggaluran tanaman semangka telah dilakukan sejak tahun 2000. Tahun 2005 sampai 2011 Balitbu Tropika menghasilkan calon varietas unggul baru (VUB) semangka Serif Saga Agrihorti, hasil dari penggaluran koleksi plasmanutfah semangka Balitbu Tropika sampai generasi ke-6. Semangka Serif Saga Agrihorti ( BT1) ini merupakan varietas hasil penggaluran dari persilangan dua tetua Tb dan SG. Metode seleksi yang digunakan dalam perakitan varietas ini adalah seleksi massa positif yang dikombinasikan dengan seleksi massa negatif, yaitu dengan memilih tanaman yang mempunyai sifat-sifat baik, dan menyingkirkan tanaman dengan sifat-sifat jelek.
Uji adaptasi dilakukan di KP Sumani Kabupaten Solok Sumatera Barat pada musim kemarau dengan intensitas hujan yang rendah-tinggi. Lokasi pengujian terletak di Kebun Percobaan Sumani, Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika yang berada di Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Propinsi Sumatera Barat pada ketinggian tempat 350 m dari permukaan laut (dpl), tanah PMK (andosol) dengan karakteristik liat berpasir dan pH 4,5-5,0.
Kabupaten Solok mempunyai tipe hujan Equiatorial artinya sepanjang tahun berdasarkan data iklim menunjukkan bahwa curah hujan pada setiap bulan. Mempunyai dua puncak tipe hujan, yaitu bulan November dan Desember. Curah hujan terendah pada bulan Juni dan Juli. Rata-rata curah hujan di lokasi kajian adalah 195 mm/bulan, jumlah hari hujan 16 hari/bulan. Suhu udara berkisar 23 – 32 oC dengan kelembaban udara 60 - 80%.
Semangka Serif Saga Agrihorti dapat tumbuh optimal dan berproduksi dengan baik di lokasi pengujian. Kualitas buahnya terekspresi dengan optimal, dapat dilihat dari ukuran buah besar, rasa manis, warna daging merah dan kulit lorek hijau terang. Hal ini menunjukkan bahwa varietas tersebut dapat beradaptasi dengan baik di Kabupaten Solok terutama pada lahan sawah dimusim kemarau dengan ketinggian tempat 350 m diatas permukaan laut. (Sumber: Makful dan Tri Budiyanti) #ditjenhortikultura #ditbuflori #balitbu #agroinovasi #hortimania #buahtropikanusantara #ayokonsumsibuah #buahlokal
Sudah dilihat 39 kali

Komentar