Mengenal "Mak Jaitun seorang Perias Jenazah" Antologi Cerpen Pemenang Sayembara Menulis Fiksi Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018

51642 medium a15
#SahabatBahasa, tahukan Anda tentang antologi cerpen "Mak Jaitun dan Cerita-Cerita Lainnya" karangan Widiantika Ima Moza, dkk.?

"Mak Jaitun dan Cerita-Cerita Lainnya" merupakan antologi cerpen hasil pemenang Sayembara Menulis Fiksi Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2018. Dalam antologi ini, terdapat 13 cerpen hasil karya para pemenang dengan tema bervariasi, utamanya masih berhubungan dengan kondisi sosial budaya di Bangka Belitung.

Dalam cerpennya yang berjudul “Mak Jaitun”, Widiantika Ima Moza bercerita mengenai perias jenazah yang hidup di kampungnya. Perias jenazah tersebut dapat berkomunikasi dengan arwah orang yang sudah meninggal sehingga menghasilkan plot cerita yang menarik dan tidak bisa ditebak. Sementara itu, Viska Yolensia dengan judul cerpen “Kedadak Udang Satang” bercerita tentang tokoh Tului yang mengalami ‘kedadak’ karena terlalu berlebihan saat makan udang. Tului akhirnya sakit perut dan menyesal karena tidak mengindahkan perintah orang tuanya agar tidak serakah dan berlebihan saat makan.

Kelebihan buku terletak pada keanekaragaman tema cerita dan pemilihan latar belakang yang cukup dekat dengan pembaca asal Bangka Belitung. Secara tidak langsung, para penulis juga memperkenalkan budaya dan tradisi khas di wilayah tersebut kepada pembaca luar wilayah Bangka Belitung. Kekurangan yang harus lebih diperbaiki lagi adalah tata cara penulisan karena masih banyak ditemukan kesalahan.
#antologicerpen #antologicerpenmakjaitun #CintaSastraIndonesia #GerakanLiterasiNasional @kantorbahasababel
Sudah dilihat 45 kali

Komentar