Mengenal 3 Jenis Tes Corona yang Digunakan di Indonesia

5 April 2020, 22:29 WIB
2 0 72
Gambar untuk Mengenal 3 Jenis Tes Corona yang Digunakan di Indonesia
Cara untuk memastikan apakah seseorang terinfeksi virus corona atau tidak, terdapat beberapa jenis tes yang bisa dilakukan. Hampir semua negara kini memiliki caranya masing-masing untuk melakukan tes.

Tes Diagnosis Virus Corona di Indonesia
Di Indonesia sendiri, pemerintah dalam waktu dekat akan menambah jenis tes pemeriksaan virus corona COVID-19. Pemerintah akan menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM), yakni jenis tes yang sebelumya biasa digunakan untuk pasien penyakit tuberkulosis (TB). Tes ini menambah pemeriksaan yang selama ini sudah digunakan, yaitu polymerase chain reaction (PCR) dan tapid test.

TCM, PCR, dan Rapid Test
Jadi sejauh ini pemerintah sudah memiliki tiga jenis pemeriksaan, yakni tes cepat molekuler (TCM), polymerase chain reaction (PCR), dan rapid test. Kenali perbedaan ketiganya berikut:

1. Tes Cepat Molekuler (TCM)
Sebelumnya tes ini digunakan untuk mendiagnosis penyakit tuberkulosis (TB) dengan berdasarkan pemeriksaan molekuler. Metode pemeriksaan COVID-19 ini menggunakan dahak dengan amplifikasi asam nukleat berbasis cartridge. Virus SARS-CoV-2 diidentifikasi pada RNA-nya yang menggunakan cartridge khusus. Hasil tes ini terbilang cukup cepat, karena bisa diketahui hasilnya dalam waktu kurang lebih dua jam. Kamu bisa melakukan pemeriksaan TCM ini di 132 rumah sakit dan beberapa puskesmas yang ditunjuk. 

2. Polymerase Chain Reaction (PCR)
Jenis pemeriksaan untuk mendeteksi COVID-19 ini akan menggunakan sampel lendir dari hidung atau tenggorokan. Dua lokasi ini dipilih karena menjadi tempat virus akan menggandakan dirinya. Namun, beberapa sampel seperti sampel cairan dari saluran pernapasan bawah; atau mengambil sampel tinja juga bisa jadi pilihan untuk tes ini. Virus yang aktif akan memiliki material genetika yang bisa berupa DNA maupun RNA. Nah, pada virus corona, material genetik tersebut adalah RNA. Material ini yang diamplifikasi dengan RT-PCR sehingga bisa dideteksi. Berbeda dengan TCM, metode pemeriksaan ini membutuhkan waktu lebih lama untuk mendapatkan hasilnya karena melalui dua kali proses yaitu, ekstraksi dan amplifikasi.

3. Rapid Test
Berbeda dengan dua jenis pemeriksaan di atas, pemeriksaan rapid test menggunakan sampel darah untuk diuji. Darah digunakan untuk mendeteksi imunoglobulin, yakni antibodi yang terbentuk saat tubuh mengalami infeksi. Rapid test bisa dilakukan di mana saja dan waktu untuk melakukannya juga singkat, yakni hanya 15-20 menit untuk mendapatkan hasilnya. Namun, tes ini memiliki kelemahan, karena bisa menghasilkan 'false negative' atau kondisi saat hasil tes tampak negatif meski sebenarnya positif. Biasanya, hal ini terjadi saat tes dilakukan kurang dari 7 hari setelah infeksi.

Itulah beberapa jenis tes untuk mendeteksi COVID-19 yang dipersiapkan oleh pemerintah Indonesia. Nah, jika suatu hari kamu mengalami gejala seperti batuk, pilek, atau radang tenggorokan, segera pastikan bahwa sakitmu ini bukan karena COVID-19

Sumber: halodoc.com

  Komentar untuk Mengenal 3 Jenis Tes Corona yang Digunakan di Indonesia

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Aksi MasBayu #6 Wirogunan di Kampung Nyutran

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  12 Jul 2020
  2. Pemuda Banyuwangi Bagikan Sembako Mandiri Kepada Warga Terdampak Covid-19

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Srono, Banyuwangi  |  10 Jul 2020
  3. KREATIVITAS WARGA RT 43 RW.09 KRICAK.TEGALREJO YOGYKARTA

    mas Har  di  Jetis, Yogyakarta  |  15 Jul 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Jangan Turunkan Masker Ke Dagu

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Ngampilan, Yogyakarta  |  15 Jul 2020
  2. 2
    Komentar

    Gempa M 5,1 Kembali Mengguncang Banten, 2 Kali Dalam Sepekan

    Chotrun Nadaa  di  Bayah, Lebak  |  14 Jul 2020
  3. 2
    Komentar

    Bantuan untuk Banjir Bandang di Masamba, Sulawesi Selatan

    Mugniar  di  Makassar  |  15 Jul 2020
  4. 2
    Komentar

    Layanan Gratis Pemusnahan Jimat, Oleh Tim Pemusnah Jimat Rodja Darussalam

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Bandar Negeri Semuong, Tanggamus  |  15 Jul 2020