Mengedukasi Anak Dengan Permainan Tradisional

18 February 2020, 14:53 WIB
4 0 507
Gambar untuk Mengedukasi Anak Dengan Permainan Tradisional
Dunia itu luas sehingga untuk menggenggam rasanya tak mampu. Tapi sekarang dunia ada dalam genggaman. Maksudnya?

Dunia bermain itulah dunia anak sebenarnya. Banyak sekali permainan yang bisa mengedukasi anak. Seperti permainan tradisional misalnya; main Lompat Tali, Klereng, Congklak, Gansing, dll. Tapi kenapa justru sebagian dari orang tua justru lebih memilih yang instan, dengan memberikan gadget contohnya. Banyak sekali anak-anak yang memang ketergantungan dengan barang teknologi satu ini. Dan orang tua justru tidak merasa khawatir.

Tanpa pengawasan penuh para orang tua membiarkan saja anak-anak mereka bermain gedget. Seharian pun mereka tak membatasi asalkan tidak mengganggu aktivitas mereka. Tahukah, wahai para orang tua? Kita mungkin tidak menyadari apa yang telah kita berikan untuk anak kita sendiri.

Dengan sengaja memberikan gadget sebelum waktunya kita telah merampas dunianya loh. Kita membatasi anak itu sendiri. Lalu, kita marah ketika anak kita menjadi pembangkang. Kesalahan bukan pada anak, bukan pula pada gedget mereka, tapi bagaimana orang tua bisa memberikan yang terbaik untuk anak itu sendiri.

Dengan bermain gedget bukan saja mengganggu penglihatan mereka tapi juga membatasi semua aktivitas mereka loh. Anak yang ketergantungan gedget akan sulit untuk bersosialisasi, mereka akan terfokus dengan gadget mereka. Terkadang pula anak itu akan cenderung egois, emosinya pun tidak stabil. Bayangkan dengan permainan kita terdahulu. Bukankah lebih senang menjelajah hutan, sawah, bersama kawan-kawan daripada hanya menjelajah dalam gedget?

Permainan tradisional bukan hanya mengajarkan anak untuk berinteraksi bersama temannya tapi juga bagaimana mereka berdiskusi, mengalah satu sama lain, dan kompak. Tanpa kita sadari, permainan tradisional juga merubah karakter anak itu sendiri.

Memberikan gedget boleh asalkan sebagai orang tua tahu akan batasan dan mengajarkan anak untuk patuh terhadap aturan. Jangan sampai lewat batas dan akhirnya kebablasan. Pilih permainan yang benar-benar dibutuhkan anak dan juga bisa buat mereka belajar banyak hal.

  Komentar untuk Mengedukasi Anak Dengan Permainan Tradisional

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. New Normal Starter Pack

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Cibeurum, Sukabumi Kota  |  30 May 2020
  2. Warga RW 22, Mergangsan Kidul Sulap Selokan Jadi Lahan Budidaya Ikan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  2 Jun 2020
  3. Viral Video Anak Merokok, Yayasan Lentera Anak : Pelanggaran Peraturan Dan Hak Anak

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Jagakarsa, Jakarta Selatan  |  28 May 2020
  4. Penyakit Cengkal

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kalipuro, Banyuwangi  |  30 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    Aceh Sukses Putus Rantai Penyebaran COVID

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  28 May 2020
  2. 3
    Komentar

    TIDAK PERLU AJARI KAMI NEW NORMAL, SUDAH BIASA BOSCU

    Dhani Rama  di  Palu Kota  |  1 Jun 2020
  3. 3
    Komentar

    KAMPUNG UJUNG BERBENAH SAMBUT NEW NORMAL

    Ayu Darwiyanti  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  31 May 2020
  4. 2
    Komentar