Menemukan Syukur di Tanah Sumatera

50259 medium post 56679 4802b005 3aba 4c47 b930 16d531849f8d 2019 02 15t22 00 46.049 08 00
Menulis merupakan hal yang sulit dilakukan bagi orang yang jarang menulis. Beberapa hal yang menyebabkan orang-orang sulit untuk menulis adalah jarang atau tidak terbiasa menulis dan belum menguasai ilmu-ilmu tentang kepenulisan.
Merujuk kepada hal tersebut, Aksara Senja, komunitas yang konsen dalam bidang penulisan melaksanakan Talkshow Kepenulisan.
Talkshow Kepenulisan ini mendatangkan Ikerniaty Sandili, anak muda Palu yang juga alumni pengajar Indonesia Muda.
Iker, panggilannya, mengatakan bahwa salah satu idenya dalam menulis salah satu bukunya yang berjudul "Menggugat Purnama" adalah dia menemukan sesuatu yang berharga di tanah rantauan.
"Di tanah Sumatera, tempat saya bertugas ketika menjadi pengajar Indonesia Muda, saya menemukan sesuatu yang berharga yaitu Syukur. Hal itulah yang membuat saya menyelesaikan buku "Menggugat Purnama" saya yang ada sekarang ini di tangan saya" katanya.
Iker melanjutkan, bahwa menulis itu harus dimulai dahulu. Ketika tidak memulai, biarpun memiliki segudang ilmu, sama saja dengan tidak ada.
"Menulis itu sejatinya memulai, ilmu-ilmu yang segudang pun, jika tidak termanfaatkan, maka berakhir sia-sia," lanjutnya.
Talkshow yang bekerja sama dengan aplikasi sosial "atma go" ini diadakan di Pinbuk Coffee Shop pada Jum'at (15/02) yang dihadiri oleh 50 orang.
Sudah dilihat 44 kali

Komentar