Menelisik Sejarah Masjid Tua di Kota Bogor, Masjid Al-Mustofa

8 May 2019, 12:31 WIB
2 0 77
Gambar untuk Menelisik Sejarah Masjid Tua di Kota Bogor, Masjid Al-Mustofa
Oleh : Husnul Khatimah

BOGOR UTARA, AYOBOGOR.COM--Kota Bogor yang memiliki sejarah panjang banyak terdapat bangunan-bangunan heritage yang hingga saat ini masih kokoh dan masih terawat. Salah satunya adalah masjid Al-Mustofa di Bantarjati.

Masjid Al-Mustofa ini telah berusia lebih dari 700 tahun. Masjid tua itu berada di gang Masjid Al-Mustofa, Kampung Bantarjati Kaum, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

"Masjid Al-Mustopa didirikan tanggal 2 Ramadan 728 Hijriah atau tanggal 8 Februari tahun 1307 Masehi," ujar Ketua Dewan Kemakmuran Masjid Al-Mustofa, Mukti Natsir saat ditemui di Masjid Al-Mustofa, Selasa (7/5/2019).

Mukti mengatakan, dengan usianya yang mencapai ratusan tahun itu Al-Mustofa menjadi masjid tertua di Kota Bogor bahkan menurutnya Masjid ini sudah berdiri sebelum lahirnya Kota Bogor.

Masjid dengan bentuk letter L ini didirikan oleh dua orang penyebar Islam asal Banten yakni Tubagus H Mustofa Bakri dan Raden Dita Manggala asal Cirebon.

"Tubagus Mustofa dan Raden Manggala, dua-duanya masih keturunan Sunan Gunung Djati. Mereka menyiarkan Islam, oleh Banten dan Cirebon disuruh menyiarkan agama Islam di kampung ini, dulu namanya Kampung Baru," ungkap Mukti yang merupakan generasi kelima keturunan Tubagus Al Mustofa.

Dijelaskan, Kampung Baru juga didirikan oleh Al Mustofa dan Raden Manggala. Masjid sendiri didirikan selain tempat ibadah masyarakat Kampung Baru juga sebagai mendidik santri-santri Al Mustofa saat itu.

"Kampung Baru ini bahkan sudah ada sebelum Kota Bogor lahir yang saat ini Kota Bogor berumur 536 tahun sementara Masjid sudah lebih 700 tahun sehingga bisa dibilang masjid Al Mustopa dan Kampung Baru ini juga cikal bakal Kota Bogor," kata Mukti.

Sejak didirikan hingga kini masjid Al Mustofa tidak banyak mengalami perubahan bentuk jikapun ada renovasi hanyalah perbaikan pada bagian atas dan tiang saja yang dulunya terbuat dari kayu jati diubah menjadi tiang beton.

"Kalau renovasi cuma bagian atas saja kalau badannya masih yang dulu dan tiangnya jati diganti beton. Kemudian juga ada pelebaran yang dulunya lebarnya 35 x 11 meter sekarang sudah 50x20 meter agar bisa menampung jamaah," kata Mukti.

Bangunan yang telah mendapat status cagar budaya ini sambung Mukti juga meninggalkan warisan sejarah lainnya yakni Alquran dan Khotbah Jumat tulisan tangan Al Mustofa yang memiliki usia yang sama dengan masjid.

Selain itu adapula sumber mata air yang menjadi tempat wudu para jamaah masjid. Mata air yang juga memiliki umur ratusan tahun itu pernah kering meski kemarau panjang sekalipun.

  Komentar untuk Menelisik Sejarah Masjid Tua di Kota Bogor, Masjid Al-Mustofa

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!