Menelisik Makanan Tidak Sehat di Sekitar Kita

23000 medium makanantidaksehatsekitarkita 5ab47719f133446f1749c823
Secara turun temurun, masyarakat Indonesia sudah terbiasa menggunakan berbagai macam bahan tambahan alami untuk mengawetkan atau menambah warna pada makanan. Misalnya untuk mendapatkan warna kuning, biasanya dipakai kunyit, untuk kue berwarna hijau digunakan daun suji atau pandan, sedangkan untuk mengawetkan bahan makanan dapat digunakan garam.
Sedangkan zat pewarna tekstil jenis methanol yellow masih kerap ditemukan di tahu kuning, atau ikan bumbu kuning, yang dijual di pasar-pasar tradisional. Beberapa jajanan anak-anak di sekolah, seperti sosis, atau minuman sirup, juga masih teridentifikasi menggunakan pewarna tekstil, dengan alasan lebih murah dan mudah didapatkan. Tidak hanya itu, pembuatan jajanan anak-anak di sekolah juga teridentifikasi tidak sehat, yaitu dengan penggunaan minyak goreng berkali-kali, sampai warnanya hitam, untuk jajanan gorengan atau yang perlu di goreng.
Bukan hanya zat pewarna tekstil yang perlu diwaspadai ketika mengkonsumsi makanan yang tidak kita buat sendiri, melainkan juga kandungan dalam makanan olahan yang diawetkan, atau siap saji. Kasus terakhir, BP POM baru saja menemukan adanya cacing berbahaya dalam makanan olahan berupa ikan makarel atau tuna yang diawetkan dalam kaleng.
Karena itu, sebagai konsumen yang bijak dan cerdas, kita harus waspada dengan penggunaan bahan-bahan pewarna tekstil atau kandungan dalam makanan yang beredar di luar rumah kita. Misalnya untuk ikan, daging, atau ayam potong, yang kita beli dari pasar, pastikan kita membeli produk yang segar, tanpa bahan pengawet. Kita harus mengerti bahwa ciri-ciri bahan makanan yang berformalin yaitu kenyal, tidak dihinggapi lalat, berbau formalin menyengat dan tahan selama 3 hari dalam suhu kamar.
Kita juga harus memerhatikan keemasan bahan makanan atau minuman yang dijual, tidak hanya kelihatan bersih karena dilapisi plastik atau di tempatkan di wadah yang tertutup dari debu.
Penggunaan pewarna tekstil dan zat berbahaya lainnya bagi tubuh kita sebetulnya dapat menyebabkan semakin cepatnya berbagai penyakit muncul, seperti saluran pernafasan, gangguan ginjal, iritasi, dan kanker. Karena itu, kepedulian, perhatian dan kehati-hatian kita pada bahan makanan dan makanan di sekitar kita, menjaid hal yang utama. Karena kita tidak hanya peduli, perhatian dan hati-hati pada kesehatan kita semata, tapi juga merupakan upaya kita untuk menjaga lingkungan kita. Dengan menjaga lingkungan dan kesehatan, kita akan mewariskan kesehatan dan lingkungan yang baik untuk generasi kita mendatang
Sudah dilihat 39 kali

Komentar