Mendampingi Desa dalam Aksi Melawan Covid-19

4 August 2020, 13:59 WIB
22 25 282
Gambar untuk Mendampingi Desa dalam Aksi Melawan Covid-19
Dimulai ketika dikeluarkannya kebijakan Kementerian Desa yang menerbitkan Permendesa PDTT No 6 tahun 2020 tentang Perubahan Atas Permendesa PDTT 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa tahun 2020 yang ditujuakan untuk mengantisipasi dan menyesuaikan perkembangan wabah Penyebaran Corona Virus Disease 2019 - COVID-19 yang berimbas pada berbagai sendi kehidupan dan pembangunan Desa.
Permendesa PDTT 6 tahun 2020 mengatur ulang kebijakan keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Desa melalui penggunaan Dana Desa sehingga dapat digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada penduduk miskin di Desa.
Pada satu sisi kebijakan tersebut menjadi angin segar bagi desa karena mendapatkan kesempatan untuk merancang skema bantuan langsung yang bersumber dari dana desa untuk masyarakat desa, tetapi pada sisi yang lain pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk mensinkronisasi data-data penerima bantuan dari berbagai instansi pemerintah, maupun lembaga dan kementerian yang juga masuk ke desa. Karena desa pada akhirnya bertanggungjawab penuh juga harus memastikan setiap bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran serta menghindari penerima bantuan ganda.
Dalam perkembangan situasi tersebut, Yayasan sabadesa (baca-sabadesa institute) merasa terpanggil untuk mengambil bagian dalam mengawal realisasi BLT DD (Bantuan Langsung Tunai Dana Desa). Salah satu cara yang dilakukan oleh sabadesa yaitu dengan membantu desa agar mampu menfaatkan sistem informasi desa (Website) untuk mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam pendistribusian berbagai bantuan khususnya BLT DD.
Khusus desa yang sudah memiliki website, sabadesa melakukan asistensi di desa dengan mengkonsolidasi berbagai data penerima bantuan. Mulai dari menampilkan total DTKS(Data terpadu kesejahteraan sosial) yaitu PKH dan BPNT. Kemudian ditampilkan juga data Non DTKS yaitu masyarakat rentan yang terdampak wabah covid-19 yang dihasilkan melalui pendataan di desa berdasarkan syarat dan kriteria yang sudah di tetapkan.
Pengelompokan data DTKS dan Non-DTKS tersebut dimaksudkan agar penyaluran berbagai bantuan (Selain PKH dan BPNT) dapat benar-benar diterima oleh mereka yang masuk kategori Non-DKTS (Miskin baru) yang terdampak akibat wabah Covid-19. Hasilnya, setiap desa memiliki data pasti berapa banyak serta siapa saja yang membutuhkan bantu jarring pengaman sosial di masa pandemi.
Dari setiap peristiwa tentu akan selalu ada hikmahnya. Pengalaman desa dalam aksi melawan covid-19 ini, memberikan kesadaran kepada pemerintah desa tentang pentingnya mengelola data yang presisi/up to date untuk kepentingan pelayanan serta pemerataan kesejahteraan sosial. Desa juga menyadari betul bahwa berbagai kebijakan pemerintah supra desa pada akhirnya akan bermuara di desa, sehingga desa harus memiliki kemampuan beradaptasi serta menyesuaikan dengan kebijakan yang ada.
Selain itu, dalam menghadapi ancaman wabah dimasa depan desa juga dapat memanfaatkan perkembangan teknologi informasi yang mampu mengolah big data di desa dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (Artificial intelligence) sehingga desa akan lebih mudah mengambil keputusan dan kebijakan yang sesuai dengan kondisi eksisting desanya.
#WargaLawanCovid19
#MadaniCovid19

  25 Komentar untuk Mendampingi Desa dalam Aksi Melawan Covid-19

Tulis komentarmu...

Enjeh

Tamu
SABADESA terus berkarya dan mengabdi untuk masyarakat.

F Wahidin

Tamu
Mantap. SABA DESA INSTITUTE Turun gunung .. Lanjutkan Baktimu untuk Negri Pertiwi

Ateng

Tamu
Lanjutkaaan,, jangan berhenti dan terus mengabdi,.

Asep Saepudin

Tamu
Pendampingan ini sangat membantu pemerintah desa salam untuk saba desa

RandI Agustina

Tamu
Salut untuk saba desa semoga menjadi inpirasi buat lembaga lainnya

Sugara

Tamu
Sekecil apapun bantuan yang di berikan sangat bermanfaat bagi kami yang terkena dampak langsung dari pandemi covid 19 semoga berkah

Ujang Saepul

Tamu
Pendampingan yang luar biasa
Sukses Saba Desa

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Bantuan Biaya Pendidikan Mahasiswa DKI Jakarta Tahun 2020

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Penjaringan, Jakarta Utara  |  14 Sep 2020
  2. Warung Digital Wirogunan "www.klarisan.com" tempat jualan online Warga Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  4. Mapping Potensi Kampung Nyutran mengawali Masterplan Kelurahan Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 14
    Komentar

    Di Serbu Dokter-Dokter

    Indra Suryanto  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  13 Sep 2020
  2. 5
    Komentar

    Mimpi Kampung Dukuh Mengawali Masterplan di Kelurahan Gedongkiwo

    Abdul Razaq  di  Mantrijeron, Yogyakarta  |  14 Sep 2020
  3. 2
    Komentar

    Selesaikan Segmen Batas Desa Bermasalah, TPPBD Lutra Matangkan Agenda Ground Check

    Perkumpulan Wallacea  di  Wara, Palopo  |  12 Sep 2020
  4. 1
    Komentar

    FORMMAD WARNA BARU KEGIATAN OMS DI BOYOLALI

    Fafa Siregar  di  Wonosegoro, Boyolali  |  15 Sep 2020