Menantu Bejat. . . Tega Menggauli Adik Ipar di Depan Bapak Mertua

9 November 2016, 08:46 WIB
32 0 363
Kasus pemerkosaan massal yang dialami MF (15) di Desa Pajangan Kecamatan Sukodadi belum tuntas, kini muncul kasus serupa yang dialami AR (15).
Parahnya, korban AR ini adik ipar pelaku yang semestinya dilindungi.
"Kejadiannya Senin (7/11) sore kemarin,"ungkap Paur Subbag Humas, Ipda Raksan, Selasa (8/11/2016).
Kasus ini dilaporkan ZA, orang tua korban. Sore saksi ZA pulang kerja dari menarik becak.
Saat ZA tiba di rumah, ternyata ada orang hendak minta antar. Karena ZA seharian sudah keluar rumah dan saat itu waktunya istirahat, saksi memanggil sang menantu Wahyu Cahyono (35) untuk mengantarkan orang yang membutuhkan.
ZA beberapakali memanggil Wahyu namun tidak ada respon. Sementara ZA tahu persis kalau Wahyu sedang berada di rumah.
Lantaran tidak ada respon, ZA kemudian berinisiatif mencari pelaku dan masuk rumah mengetuk salah satu kamar.
Benar, pelaku ada dalam kamar. Namun bagai disambar petir ketika saksi mendapati pelaku sedang menindih korban AR.
Saat itu pelaku hanya mengenakan celana dalam saat menindih korban. Pelaku hanya bisa terbengong, sementara korban langsung keluar kamar sembari menangis.
Saksi ZA bergerak cepat dan musyawarah keluarga untuk mengambil langkah terhadap Wahyu, menantu bejat yang tega menggauli adik iparnya sendiri itu.
Sepakat saksi kemudian melaporkannya ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Lamongan.
Nah, bersamaan ketika saksi bersama istrinya hendak berangkat ke polres, korban mengemasi pakaian dan keluar rumah tanpa pamit membawa sepeda, alias kabur.

  Komentar untuk Menantu Bejat. . . Tega Menggauli Adik Ipar di Depan Bapak Mertua

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!