MENANAM MELON HIDROPONIK SEDERHANA

26786 medium post 35972 ad055bd3 e9ba 401c aced 3ad195e5c687 2018 06 17t12 53 55.330 07 00
Budidaya tanaman secara hidroponik banyak dikembangkan oleh para petani modern. Petani tidak perlu lagi menyediakan tanah yang luas untuk menanam. Media tanah dapat diganti dengan sekam, bubuk kayu, atau media yang lain. Selain sayuran, ternyata buah-buahan juga bisa ditanam secara hidroponik, salah satunya adalah buah melon.
Cara menanam melon hidroponik dapat dilakukan dengan cara yang sederhana. Selain nutrisi, hal penting yang harus Anda perhatikan adalah teknik penyemaian. Pastikan benih yang disemai adalah benih terbaik. Cara mengetahui apakah benih atau biji melon ini berkualitas atau tidak adalah dengan cara merendamnya. Bibit yang baik akan tenggelam dan bibit yang tidak baik akan terapung.
Langkah selanjutnya, persemaian bisa dilakukan di sebuah wadah berisi kapas basah yang ditempatkan dalam sebuah wadah. Diamkan selama dua sampai tiga hari. Pastikan selalu jaga kelembapan permukaan kapas agar mendapatkan bibit yang terbaik. Tahap penyemaian ini sebenarnya hampir sama dengan cara menanam melon pada umumnya. Hanya saja, medianya tidak menggunakan tanah.
Setelah mendapatkan bibit melon terbaik, Anda bisa menyemainya dan mulai menanamnya secara hidrponik. Pastikan selama tanaman tumbuh, tangki air nutrisi harus selalu dalam kondisi baik. Semua rangkaian aliran air dari tangki ke media-media tanam tidak boleh terganggu agar melon hidroponik dapat tumbuh dengan baik. Pada tahap selanjutnya, Anda harus mengawasi pertumbuhan melon. Pastikan tanaman terkena cahaya matahari yang cukup. Semprotkan 2 tutup nutrisi Ab MIX Bdan 1 tutup Ab mix A dalam 12 – 15 liter air. Anda juga harus sering- sering memperhatikan larutan nutrisi hidroponik.
Salah satu keunggulan dari menanam dengan teknik hidroponik adalah biayanya lebih murah dibandingkan dengan menanam secara konvensional. Anda pun tidak perlu membuka lahan yang luas untuk bertani. Selamat mencoba.
Sudah dilihat 112 kali

Komentar