Memperingati Hari Anti Tambang 2018

26050 medium img 20180528 wa0002
29 May
*NOBAR & DISKUSI* ** Sejak masa Orde Baru (Orba) berkuasa, negara sudah seringkali tampil sebagai oligarki-predator ekonomi dan politik yang mengakumulasi jaringan bisnis dan politik. Jaringan bisnis dan politik ini selain melibatkan aktor-aktor politik di dalam birokrasi pemerintahan, juga melibatkan para pemilik modal yang menjadi kroni atau klien bisnis. Kini kekuasaan oligarki-predatoris tersebut telah menguasai sumber-sumber ekonomi dan politik melalui struktur jaringan bisnis dan politik antara negara dan modal dalam pola hubungan saling menguntungkan. Pesta demokrasi seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan salah satu celah yang selalu dimanfaatkan para aktor politik dan pemilik modal tersebut. Tujuannya jelas untuk mendapatkan jaminan kenyamanan dan keberlangsungan investasi di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu pendekatan yang sudah menjadi pengetahuan umum adalah dengan menunggangi dan mengendalikan para kandidat melalui pembiayaan pencalonan dan kampanye sebagai praktik ijon politik. Maka investasi berbasis lahan skala besar adalah bentuk hubungan saling menguntungkan antara pelaku bisnis dan politisi. Modal finansial untuk kebutuhan politik Pemilukada, Pileg dan Pilpres ditebus dengan jaminan politik untuk pemberian ataupun pengamanan konsesi perizinan. Mau tau lebjh lanjutnya ? Yuk saksikan dan gabunglah pada "Diskusi, Nonton Bareng" Film dokumenter yang bertajuk *Pesta demokrasi Berlumpur batubara* Selasa, 29 Mei 2018 Tempat : Cafe Joglo, Ngaliyan Semarang Waktu : 20.00 WIB - Selesai Narahubung : +62 856-4733-6502 (Majid) +62 856-0022-2312 (Fathan) Supported by: DEMA FST LAKW PMII Walisongo LBH Semarang FNKSDA Walhi semarang
29 May 07:00 PM to 29 May 12:00 AM

Detail Acara

*NOBAR & DISKUSI* **

Sejak masa Orde Baru (Orba) berkuasa, negara sudah seringkali tampil sebagai oligarki-predator ekonomi dan politik yang mengakumulasi jaringan bisnis dan politik. Jaringan bisnis dan politik ini selain melibatkan aktor-aktor politik di dalam birokrasi pemerintahan, juga melibatkan para pemilik modal yang menjadi kroni atau klien bisnis. Kini kekuasaan oligarki-predatoris tersebut telah menguasai sumber-sumber ekonomi dan politik melalui struktur jaringan bisnis dan politik antara negara dan modal dalam pola hubungan saling menguntungkan.

Pesta demokrasi seperti Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) merupakan salah satu celah yang selalu dimanfaatkan para aktor politik dan pemilik modal tersebut. Tujuannya jelas untuk mendapatkan jaminan kenyamanan dan keberlangsungan investasi di berbagai daerah di Indonesia. Salah satu pendekatan yang sudah menjadi pengetahuan umum adalah dengan menunggangi dan mengendalikan para kandidat melalui pembiayaan pencalonan dan kampanye sebagai praktik ijon politik. Maka investasi berbasis lahan skala besar adalah bentuk hubungan saling menguntungkan antara pelaku bisnis dan politisi. Modal finansial untuk kebutuhan politik Pemilukada, Pileg dan Pilpres ditebus dengan jaminan politik untuk pemberian ataupun pengamanan konsesi perizinan.

Mau tau lebjh lanjutnya ?
Yuk saksikan dan gabunglah pada
"Diskusi, Nonton Bareng"
Film dokumenter yang bertajuk *Pesta demokrasi Berlumpur batubara*
Selasa, 29 Mei 2018
Tempat : Cafe Joglo, Ngaliyan Semarang
Waktu : 20.00 WIB - Selesai

Narahubung :
+62 856-4733-6502 (Majid)
+62 856-0022-2312
(Fathan)

Supported by:
DEMA FST
LAKW PMII Walisongo
LBH Semarang
FNKSDA
Walhi semarang

Komentar