Memancing di Hitamnya Kali Bekasi

29 July 2019, 13:08 WIB
5 0 230
Gambar untuk Memancing di Hitamnya Kali Bekasi
Sejak sepekan terakhir, air Kali Bekasi berwarna hitam pekat dan mengeluarkan bau tak sedap. Limbah pabrik-pabrik telah mencemarinya.

Sebagian ikan mengambang karena terkontaminasi. Meski demikian, hasrat warga memancing rezeki di kali alam itu tak pernah surut.

Ahad (28/7) pagi, Donai bersama dua rekannya sudah sibuk mengulur joran di tepian Kali Bekasi. Hanya butuh 10 menit bagi mereka untuk mendapatkan tangkapan pertama. Strike!

Satu ekor ikan patin dengan berat sekitar dua kilogram berhasil Yunus tarik ke tepian tanpa ada perlawanan berarti. Pria 27 tahun itu tersenyum semringah.

Donai dan rekannya tak hanya bertiga memancing di tepian Kali Bekasi dekat Bendungan Kali Bekasi, Bekasi Timur, Kota Bekasi. Sekitar enam orang lainnya juga beramai-beramai memancing di sana tanpa risau dengan kondisi air kali yang berwarna hitam dan berbau.

Bahkan di tepian itu tampak puluhan ikan sapu-sapu yang mengapung karena terkontaminasi pencemaran limbah. Mereka tetap bersemangat melempar joran dan bersabar menanti ikan menyambar umpan mereka.

"Ini (patin) tidak masalah dimakan. Kan dagingnya masih masih warna merah. Kalau yang sudah tercemar itu dagingnya warna hitam karena banyak menelan limbah," ujar Donai.

Donai meyakini ikan yang masih bisa hidup di air penuh limbah itu adalah ikan yang masih sehat karena bisa bertahan hidup. Maka dari itu ia tak sama sekali takut keracunan.

Beda halnya dengan ikan sapu-sapu yang banyak mengapung dekat lokasi mereka memancing. Tiga sekawan itu enggan mengambilnya karena menurut mereka sudah pasti beracun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, mengatakan, hingga saat ini belum mendapat laporan terkait warga yang terdampak pencemaran Kali Bekasi, termasuk yang mengonsumsi ikan dari air kali yang sudah tercemar itu.

Oleh karena itu, ia belum membuat surat edaran untuk mencegah warga mengonsumsi ikan hasil tangkapan di Kali Bekasi. "Tapi kita tetap lakukan penyuluhan di wilayah melalui puskesmas agar masyarakat tetap waspada memilih makanan," ujar Dezy, Ahad (28/7)

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Masriwati, mengatakan, pencemaran Kali Bekasi akan berdampak terhadap masyarakat yang sehari-hari menggunakan air Kali Bekasi. "Yang pasti kita tidak menyarankan menyentuh air tersebut. Takutnya iritasi dan gatal," ucap Masriwati belum lama ini. [republika\

  Komentar untuk Memancing di Hitamnya Kali Bekasi

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020
  2. CleanUp Kerja Bakti

    Pemuda Sosial Pulo Timaha  di  Babelan, Bekasi Kabupaten  |  19 Sep 2020
  3. Berkolaborasi Menggapai Mimpi Kampung Karangwaru Kidul, Tegalrejo

    Abdul Razaq  di  Tegalrejo, Yogyakarta  |  18 Sep 2020
  4. Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    WORLDCLEANUPDAY, 19 SEPTEMBER 2020

    Umi sulvian  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  19 Sep 2020
  2. 4
    Komentar

    Penyusunan Masterplan Kampung Surokarsan

    mas agus  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  19 Sep 2020
  3. 3
    Komentar

    FORUM MADANI WONOSOBO

    Bhayu Surya  di  Wonosobo, Wonosobo  |  19 jam lalu
  4. 3
    Komentar

    Ibu Ratna Memberdayakan Ibu-Ibu Dengan Mengolah Kain Limbah Industri Garmen

    Wiwik Uliel  di  Trucuk, Klaten  |  22 Sep 2020