Masyarakat Adat Salena Desak Gubernur Sulteng Cabut IUP PT. Salena Jaya Sejati

23 April 2019, 07:18 WIB
7 0 272
Gambar untuk Masyarakat Adat Salena Desak Gubernur Sulteng Cabut IUP PT. Salena Jaya Sejati
Aksi protes dilakukan puluhan masyarakat adat Salena kepada pihak perusahaan PT. Salena Jaya Sejati dilingkungan Salena, Kelurahan Buluri, Kota Palu, Senin (22/04/2019).

Masyarakat Adat Salena meminta kepada pihak perusahaan untuk menghentikan opreasi sebelum adanya kejelasan antara masyarakat dan pihak PT. Salena Sejati.

Kata Arman, selaku koordinator aksi menjelaskan bahwa pihak perusahaan tidak konsisten dengan kesepakatan sebelumnya dalam hal mengeksplorasi lahan masyarakat adat Salena. Pihak perusahaan telah membohongi masyarakat soal kesepakatan baik di sosialisasi awal masuknya PT. Salena Jaya Sejati dan masih banyak masyarakat yang tidak mengetahui luas lahan yang masuk dan Izin Usaha Pertambangan (IUP).

Arman juga mengatakan bahwa ketika perusahaan ditanya soal IUP justru mereka juga menjawab tidak mengetahui. kata dia dengan nada kesal. Anehnya lagi disaat masyarakat melakukan protes pihak perusahan yang tidak menyebutkan identitasnya itu mengatakan bahwa lahan ini haknya perusahaan bukan haknya masyarakat.
Atas dasar itulah Arman yang juga pemuda salena itu mengatakan bahwa PT. Salena Jaya Sejati adalah penjahat lingkungan.

Melalui kesempatan ini dirinya juga mendesak Gubernur Sulawesi Tengah untuk mencabut IUP PT.Salena Jaya Sejati.

  Komentar untuk Masyarakat Adat Salena Desak Gubernur Sulteng Cabut IUP PT. Salena Jaya Sejati

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Alhamdulillah Telah Hadir Radio Rodja 100.1 FM

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Cileungsi, Bogor Kota  |  20 Feb 2020
  2. Menyatukan Langkah, FKDM se-Kota Yogyakarta Melakukan Rakordasi Perdana 2020

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Feb 2020
  3. Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  4. Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 11
    Komentar

    Merdeka Mengajar Bukan Berarti Semau Gue.

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  2. 5
    Komentar

    THE COLOURFULL RAJUMAS

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    BIMTEK PRODUKSI WIRAUSAHA BARU ( WUB)

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  26 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Meski tanpa aplikasi,SARIPAH bisa menulis

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  20 Feb 2020