Manfaatkan Abu Vulkanis Anak Krakatau

19 January 2019, 01:08 WIB
1 0 94
Gambar untuk Manfaatkan Abu Vulkanis Anak Krakatau
Kepulauan Seribu menjadi salah satu wilayah di DKI Jakarta yang terdampak paparan abu vulkanis yang berasal dari Gunung Anak Krakatau. Abu yang menumpuk, lalu dimanfaatkan warga sebagai media tanam.

Lurah Pulau Tidung, Cecep Suryadi mengatakan, wilayah Pulau Tidung mulai dihujani abu vulkanis pada 24 Desember 2018 lalu. Melihat abu semakin menebal, anggota PPSU Kelurahan Pulau Tidung dan Suku Dinas LH Kepulauan Seribu mulai mengumpulkan abu tersebut.

Setelah membaca artikel tentang manfaat abu vulkanis, anggota PPSU bersama ibu-ibu PKK di Kelurahan Pulau Tidung lalu mencoba mencampurkan pupuk kandang dan pupuk kompos ke dalam abu vulkanis dengan komposisi 1:1 kemudian dibungkus menggunakan polybag.

Disarankan untuk mencuci terdahulu dengan air tawar sebelum dimasukkan ke dalam polybag agar kandungan air laut di abunya berkurang.

Setelah itu, berbagai bibit ditanam di media tanam hasil eksperimen dan membaca berbagai referensi. Mulai dari tanaman hias, sampai buah serta sayuran menjadi purwarupa penanaman seperti lidah buaya, lidah mertua, kayu angin, jahe merah, tomat, cabe dan semangka.

Tanaman yang paling cepat tumbuh dengan media tanam abu vulkanis adalah tanaman lidah buaya, lidah mertua, kayu angin, dan jahe merah. Sementara buah-buahan masih dalam proses pertumbuhan.

Sampai saat ini pihaknya masih menyimpan kurang lebih 20 karung berisi abu vulkanis dengan bobot masing-masing sekitar 10 kg. Nantinya, abu vulkanis yang sudah dicampur dengan pupuk akan digunakan kembali untuk media tanam.

Selain itu, pihak kelurahan juga akan membagikan media tanam tersebut kepada warga sebagai bentuk peningkatan produktivitas warga. Tak hanya itu, ia juga berencana membuat kerajinan tangan berbahan abu vulkanis yang akan dilakukan oleh ibu-ibu PKK dan warga lain.

"Setiap warga bukan diharapkan, tapi wajib menanam minimal satu pohon di setiap rumah," ujar Cecep.

  Komentar untuk Manfaatkan Abu Vulkanis Anak Krakatau

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!