Manfaat Dan Resiko Susu Kedelai

23298 medium manfaat susu kedelai
▶️Manfaat susu kedelai:
.
1. Susu kedelai mengandung protein yang hampir sama banyaknya dengan susu sapi, tapi dengan kalori yang lebih rendah.
2. Vit. D penting untuk kesehatan tulang. Banyak susu kedelai yang dijual telah ditambahkan dengan vit. D.
3. Vit. B12 membantu memproduksi sel darah merah sehingga mencegah anemia. Sumber Vit. B12 antara lain telur dan produk susu. Namun, bagi pemakan sayuran alias vegetarian atau mereka yang alergi terhadap susu sapi, konsumsi susu kedelai membantu melengkapi kebutuhan Vit. B12.
4. Susu kedelai juga mengandung seng atau zinc yang penting untuk sistem kekebalan tubuh.
5. Kedelai tinggi akan kandungan asam lemak seperti omega-3 yang dapat membantu mengurangi kadar lemak darah (kolesterol total dan trigliserida), sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner dan serangan jantung.
6. Kalsium dan magnesium yang terkandung dalam kedelai diduga mampu membantu mengurangi gejala pra-menstruasi, mengatur kadar gula darah, dan mencegah sakit kepala sebelah atau migrain.
.
▶️Risiko susu kedelai:
.
1. Konsumsi kedelai sebanyak 30gr saja per hari selama sebulan diduga dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi tiroid pada orang dewasa.
2. Senyawa isoflavon dalam kedelai berkaitan dengan menurunnya jumlah sperma dan memiliki efek samping seksual pada tikus. Namun, butuh penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah kondisi tersebut berlaku juga pada manusia.
3. Susu kedelai belum tentu cocok sebagai alternatif pengganti susu sapi bagi bayi yang alergi. Dengan demikian, sebelum memutuskan untuk memberikan susu berbahan kedelai pada anak, diperlukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
4. Kedelai mengandung phytoestrogen yang secara alami dihasilkan oleh tanaman. Untuk sebagian orang, senyawa kimia ini dapat berdampak negatif pada tubuh. Hal ini karena tubuh memproduksi hormon estrogen, sementara phytoestrogen hampir sama dengan hormon estrogen. Dengan demikian, mengonsumsi susu kedelai secara tidak seimbang dapat menyebabkan berlebihannya kadar hormon estrogen dalam tubuh.
.
Semoga bermanfaat.

sumber : @infokesehatan_id

Komentar