Malam Yang Tak Bertuan ; Menengok Aktifitas Pasar dimalam Hari

67276 medium post 71659 745f5d15 42d0 4db3 9a14 4cf1525cb20f 2019 07 19t22 50 54.160 08 00 67277 medium post 71659 f7d8f1ea 1636 4bc6 8357 416c55dcda5e 2019 07 19t22 50 57.067 08 00 67279 medium post 71659 da44e4f8 9142 425b 8ecf 24f841490231 2019 07 19t22 51 01.137 08 00 67278 medium post 71659 a4e7b3f5 e3ee 434b b71e 1463990017e4 2019 07 19t22 50 59.225 08 00 67280 medium post 71659 a4875a34 6e12 4267 b3de 5783a2c38492 2019 07 19t22 51 03.082 08 00
Ketika siang berganti malam, panas diselimuti udara dingin, perlahan-lahan aktifitas manusia berkurang, memanfaatkan waktu yang tersisa, akibat tersita rutinitas siang hari.

Namun, malam bukanlah pilihan terbaik untuk sebagian pedagang dipasar. Saat semua terbungkus dengan yang terbawa dalam mimpi hidup indah, mereka berjibaku dengan setumpuk barang jualan yang harus dihabiskan esok hari.

Yah, barang jualan yang dimaksud adalah aneka barang habis konsumsi, berupa sayuran segar dan juga buah, berasal dari daerah penyangga Kota Palu.

Jika kita mendengar istilah Jabodetabek, kami mengenal PASIGALA ( Palu - Sigi - Donggala ), termasuk beberapa daerah lain seperti Poso yang dikenal dengan daerah Napu, penghasil sayuran, sebagai daerah penyangga berbagai komunitas hasil bumi yang masuk ke kota Palu. Dan semuanya bertumpuk terutama di Pasar Manonda/Inpres pada petang hari. Tentu saja hal inilah menjadikan awal waktu bagi pedagang hingga dini hari untuk bertransaksi dengan stokis dari luar Palu.

Saya yang sempat membeli kebutuhan, menengok aktifitas pasar yang tidak ubahnya, siang hari, yang membedakan hanya jumlah pembeli, tetapi justru stok barang sebelum tersebar di seantero kota Palu, melimpah. Jika beruntung, kita bisa mendapatkan harga murah saat barang tersebut masuk.

Malam tak bertuan, mereka sibuk, tidak mengenal malam, yang pasti rezki akan ada esok hari, dan ditentukan malam ini, sebut mereka. Soal istirahat, tetap ada waktunya, walaupun sedikit, tetapi tetap berkualitas.
Sudah dilihat 71 kali

Komentar