Malam Takbiran Dengan Petasan, Pagi Dihiasi Sampah

63141 medium post 68206 ff7dfcbe 2576 4c0a a0b3 40abeac5bf86 2019 06 05t11 36 47.531 08 00 63142 medium post 68206 c0e4c804 83a6 44f0 84dc 6c7bb91686c2 2019 06 05t11 36 50.012 08 00 63143 medium post 68206 778f97e1 e787 48fd b2b2 3c0548580d83 2019 06 05t11 36 52.427 08 00 63144 medium post 68206 0b9ca8e6 6668 41d5 a43a 76692b898e5b 2019 06 05t11 36 54.919 08 00
Miris memang, ketika seharusnya malam lebaran disambut dengan membaca Shalawat, Takbir, Tahmid dan kegiatan keagamaan yang positif akan tetapi dewasa ini lebih sering diiringi dengan dentuman suara bising dari petasan.
Padahal sudah banyak sekali Imbauan yang diberikan, baik lewat pemuka masyarakat ataupun pihak Kepolisian.
Namun tetap saja, kesadaran masyarakat yang masih sangat rendah mengakibatkan tidak diindahkannya imbauan tersebut.
Padahal dari segala aspek sangatlah merugikan banyak orang.
Suara yang menggelegar, letupan api yang menyilaukan bukan tidak mungkin dapat mengakibatkan korban.
Warga sesungguhnya sangatlah kesal dengan petasan ini, namun terbilang tak bisa melakukan apa-apa.
Untuk itu pentingnya pendidikan moral dan agama yang lebih agar setiap tindak tanduk warga tidak hanya didasarkan oleh kepentingan pribadi.

__ IqbalAzhary ___
Sudah dilihat 46 kali

Komentar