Mahasiswa Teknik Sipil Unbaja Lakukan Studi Ekskursi

67195 medium img 20190719 wa0000
UNBAJA (15/07) Kunjungan lapangan Mahasiswa Teknik Sipil UNBAJA merupakan realisasi kegiatan ekskursi Program Teknik Sipil di proyek pembangunan kampus baru Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang berlokasi di Jalan Raya Palka Desa Sindangsari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Senin, (15/07/19).

Kaprodi Teknik Sipil, Telly Rosdiyani yang mendampingi kegiatan kunjungan lapangan ini mengatakan bahwa kunjungan lapangan ini merupakan suatu konsep bagi Program Studi Teknik Sipil UNBAJA dalam membantu pemahaman mahasiswa untuk mengimplementasikan teori yang telah diperoleh.
Kunjungan proyek pembangunan kampus baru UNTIRTA menjadi satu pilihan Program Studi Teknik Sipil UNBAJA sebagai tindak lanjut MoU yang telah dibangun oleh Program Studi Teknik Sipil dengan Universitas Sultan Ageng Tirtayasadi pada tahun 2018. Pembangunan kampus baru ini juga merupakan kerjasama antara Untirta, Islamic Development Bank (IsDB) dan Kementrian Riset Teknologi Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).

Lebih lanjut Telli memaparkan, Kunjungan pada proyek besar pembangunan kampus baru Untirta diterima oleh Co-Leader dari PT Ciriajasa Cipta Mandiri, Perri Superpri, Tim teknisi Rama dan Gilang, perwakilan owner dari Untirta, Firza, dan dari DPM pemegang kontrak, Tordan Rifki Ujianto.

Telli juga menjelaskan, setelah acara dilanjutkan dengan pendampingan pihak terkait utuk melakukan tinjauan pada lokasi unit proyek dengan mengharuskan peserta kunjungan menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa, rompi,dan topi yang telah disediakan. Kunjungan ini merupakan kunjungan pertama dibidang struktur dari program Studi Teknik Sipil sehingga diharapkan dapat menumbuhkan motivasi pembelajaran yang positif bagi mahasiswa Program Studi Teknik Sipil.

“pada kegiatan kunjungan ini juga UNBAJA memperoleh kesempatan untuk dapat melaksanakan program magang/kerja praktek”, Ujar Telli.

Sementara itu, Firza menerangkan informasi umum kegiatan proyek pembangunan kampus baru Untirta dilaksanakan oleh kontraktor PT AdhiKarya-PT Hutama Karya, JV dengan lama pengerjaan selama 670 hari kalender, dengan jenis kontrak unit price dan memperkerjakan pegawai sebanyak 698 orang sedangkan unit kerja yang dikerjakan adal gedung rektorat, auditorium, laboratorium, gedung asrama mahasiswa seluas 792,66 M2, Gedung Fakultas Hukum serta pos jaga.

Pada kesempatan yang sama Perri menjelaskan keunikan pembangunan proyek ini dengan menggunakan kombinasi pondasi Bored file dan pondasi sarang laba-laba untuk mereduksi settlement pada gedungnya serta pada bangunan menggunakan Space frame artinya menggunakan structural tigadimensi yang terdiri dari bola sendi member daripipa, konus, hexagon, dimaksudkan menjadikan bangunan yang tahan gempa. Untuk space frame itu sendiri bahannya didatangkan dari Negeri Cina namun khususnya untuk keperluan baja dan lainnya dari daerah kita sendiri.
Kegiatan kunjungan lapangan ini diikuti 26 (dua puluh enam) mahasiswa dengan 4 (empat) orang dosen pendamping lainnya yaitu Bambang Hariyanto, Gunawan Noor, Nila Prasetyo Artiwi dan Fitri Dwirani.
Sudah dilihat 26 kali

Komentar