Mabaca: Simpul Belajar Madani di Pangkep

24 September 2020, 14:13 WIB
4 0 131
Gambar untuk Mabaca: Simpul Belajar Madani di Pangkep
“Mohon Maaf Ada Meeting” begitu tulisan yang terpajang di depan pintu Warkop Shiniki. Sebuah tanda peringatan yang sengaja dipasang bila ada kegiatan lembaga yang akan digelar. Dengan begitu, pengunjung setia Shiniki yang datang sudah mengerti dan akan mengambil posisi duduk di teras warkop saja.

Agenda yang berlangsung merupakan pembentukan Simpul Belajar Madani, kelompok belajar bersama yang diisi dari CSO di Pangkep yang nantinya terlibat dalam proses aksi untuk mengawal isu Program Kesehatan Ibu dan Anak/Pengawasan Ambulans Terapung yang menjadi tema pokok dari Program Madani USAID Indonesia-Fhi360 di Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan.

Yayasan Swadaya Mitra Bangsa (YASMIB) selaku lembaga mitra utama Program Madani dan Komite Komunitas Demokrasi Pangkep (KKDP) sebagai mitra CSO di Pangkep sejak dua pekan sebelumnya sudah membicarakan dan merancang alur pertemuan sebagai bentuk siasat di tengah Pandemi Covid 19 ini.

Sempat terpikirkan untuk menggelar kegiatan ini melaui virtual, tetapi melihat perkembangan wilayah Pangkep yang masih zona hijau, maka diputuskan untuk digelar secara langsung dengan tetap mematuhi protokeler kesehatan.

Yayat dan M Nur, dua staf YASMIB sudah menyiapkan hand santizer dan memeriksa suhu tubuh semua peserta dengan alat Thermometer Infrared Aicare sebelum memasuki ruangan. Hadir perwakilan beberapa CSO di Pangkep yang terpilih berdasarkan hasil pemetaan yang telah dilakukan sebelumnya yakni, PC GP Ansor, Aisyiyah, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Amanah, Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak (LP2A), dan Semut Indonesia.

"Kehadiran simpul belajar ini akan sangat membantu kami di Bappeda untuk membincang beragam isu, khususnya terkait kesehatan ibu dan anak," ucap Karya Djusaib SP MSi, Kabid. Sosbud Bappeda yang turut hadir bersama Suhendar M Said SE MAP, Kasi Fasilitasi Hubungan Antar Lembaga dan Bela Negara Kesbangpol, yang juga menjelaskan tentang pentingnya CSO melakukan registrasi supaya bisa terdata dengan baik.Kegiatan diawali dengan pemaparan dari Nawir Sikki, Senior Fild Coordinator Pangkep/Pronvicial Liaison South Sulawesi. Pak Nawir, demikian sapaan akrabnya, menerangkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif mempertemukan stakeholder pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam forum untuk membuat keputusan yang berorientasi pada konsensus agar lahir kepercayaan bersama.

Selanjutnya Rosniaty Azis, Direktur Eksekutif YASMIB Sulawesi, membantu peserta merumuskan bersama visi dan peran simpul belajar yang akan dibentuk. Melalui fasilitasi perumusan bersama peserta menyepakati simpul belajar ini dinamai Mabaca, penamaan tersebut terilhami dari literatur agama tentang ajakan untuk membaca (iqra). Mabaca juga merupakan bahasa Makassar dan Bugis yang menujukkan aktivitas olah pikir dan tindakan.

Penggunaan Mabaca untuk simpul belajar ini juga merupakan akronim dari tiga sifat dalam kultur Bugis-Makassar: malempu (lurus yang bermakna kejujuran), barani (berani, menujukkan pantang menyerah), cara'de (cerdas, memiliki kemampuan menganalisis melihat situasi). Jika disingkat maka menghasilkan akronim: Ma-Ba-Ca. Dengan demikian, mabaca ini merupakan tali simpul yang mengeratkan antar CSO yang terlibat guna membicarakan bersama situasi yang menjadi isu tematik program Madani di Pangkep.

Pak Nawir dalam wawancara dengan Pangkep TV usai kegiatan menjelaskan kalau kegiatan ini baru permulaan dan selanjutnya CSO dalam simpul belajar ini akan menjalankan visi dan peran yang telah disetujui bersama.

  Komentar untuk Mabaca: Simpul Belajar Madani di Pangkep

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  3. Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020
  4. Hoax Pilkada Bisa Menimpa Siapa Saja

    Desty  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Hoax Pilkada Bisa Menimpa Siapa Saja

    Desty  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    Sebagian Kain Menghasilkan Mikroplastik Ketika Dicuci

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Songgon, Banyuwangi  |  18 Oct 2020