Lulut Nambo Bakal Tampung Sampah Dari Depok

Gambar untuk Lulut Nambo Bakal Tampung Sampah Dari Depok
Sampah Depok Bakal Dibuang ke TPPAS Lulut Nambo Tahun 2020

Klapanunggal โ€“ Rencana pembuangan sampah warga Kota Depok ke Tempat Pembuangan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional-Lulut Nambo, Kabupaten Bogor masih menunggu selesainya pembangunan penambahan sarana-prasarana kelengkapan lain di lokasi tersebut.

โ€œMasih ada beberapa prasaran dan sarana yang dibangun di TPPAS Nambo, pembangunan untuk memenuhi seluruh fasilitas dengan metode Sanitary Landfill,โ€ kata Analisis Perencanaan dan Pelaporan Unit Pelayanan Teknis Daerah Pengelolaan Sampah TPA/TPST Regional Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Lufiandi.

Menurut dia, TPPAS itu ditargetkan selesai Februari 2020. Dari rencana, kemungkinan sampah dari Kota Depok untuk uji coba selama tiga bulan membuang sampah di TPPAS Nambo setelah semua penambahan selesai dibangun.

Pembangunan Sanitary Landfill adalah sistem pengelolaan sampah dengan cara membuang dan menumpuk sampah di lokasi cekung, memadatkannya dan menimbunnya dengan tanah. Sebenarnya IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah) sudah ada hanya kami ingin membangun pabrik pengolahannya di dalam TPPAS.

โ€œSosialisasi dengan warga pun saat ini sedang dilakukan termasuk proses memenuhi persyaratan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal). Setelah semua fasilitas selesai dibangun baru dilakukan uji coba mesin alat atau commissioning,โ€ ujarnya.

Selama uji coba mesin alat tersebut berlangsung sampah dari daerah yang bekerjasama dilarang membuang sampah melebihi kouta yang telh disetujui bersama.

Semua itu untuk mempersiapkan 100 persen beropersinya mesin di TPPAS Nambo kalau sekarang memang harus bertahap untuk menguji alat atau mesin yang ada, imbuhnya jika ada yang rusak dapat langsung diperbaiki dengan cepat sampai semuanya siap beroperasi.

Sesuai perjanjian Pemerintah Kota Depok telah menandatangani perjanjian kerjasama untuk membuang sampah di TPPAS Lulut-Nambo sebanyak 300 ton per hari.

Dari kuota 300 ton sampah per hari tersebut, Pemerintah Kota Depok diminta pembayaran Tipping Fee Rp 125 ribu per ton yang 10 persennya digunakan untuk membayar Kompensasi Dampak Negatif (KDN) bagi masyarakat sekitar TPPAS Lulut-Nambo.

โ€œTerkait KDN itu nanti Bupati Bogor yang akan mengaturnya berdasarkan SK Bupati yang akan dikeluarkan,โ€ ungkapnya.

Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok, Iyay Gumilar mengatakan, masih menunggu jadwal dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil terkait pemindahan sampah Depok ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Lulut-Nambo di Kab. Bogor, Jawa Barat.

โ€œKalau tak salah Pemkot Depok bulan April 2019 juga telah mengirim surat ke Propinsi Jabar kaitan rencana mempercepat pemindahan pembuangan sampah ke TPPAS Nambo, โ€ ujarnya.

Follow akun Instagram kami untuk terus mendapatkan informasi terupdate dan teraktual
โžก๏ธ@metrobogortimur

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 6
    Komentar

    Mitra Utama Fasilitasi Pengenalan Tools Indeks Kinerja Organisasi Kepada Anggota Forum BARANI.

    Institute Of Community Justice Makassar  di  Ujung Pandang, Makassar  |  17 jam lalu
  2. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  16 jam lalu
  3. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020