Luka yang tiada

39077 medium img 20181115 073750 01
Hujan yang turun perlahan memang tidak bisa jelaskan seperti apa sedih dan pilu dari air mata, angin yang begitu liar berlarian tidak pula gambarkan betapa panik kala itu,
Lalu gagak-gagak yang nyaring melantang tidak pula jelas seperti jeritan anak kecil di sana.
Tapi itu kemarin yang gelap, keadaan yang perlahan mulai hilang berganti mimpi dan cita yang mulai meraja. Saya yakin duka yang kemarin tidak lagi berduka, mata yang kemarin menangis sudah bersiap melihat fajar,
Lalu tangis yang kemarin sudah berganti tawa, wajah-wajah lesu itu berangsur tersenyum.
Mereka punya cita menghidupkan beberapa pekan yang kemarin mati di sana, mereka punya gairah hidup untuk kembali berbisik pada alam dan seisinya "kami bangkit".
Tanah kelahiran kemarin jadi saksi betapa brutalnya alam.
Tapi kami yakin kalian manusia kuat, orang-orang hebat dengan semangat luar biasa. #SulawesiTengahBangkit
Sudah dilihat 41 kali

Komentar