Lonjakan Pengunjung di RPH Merce Narmada

26 May 2019, 05:37 WIB
0 0 107
Gambar untuk Lonjakan Pengunjung di RPH Merce Narmada
Pasca memasuki 10 terakhir ramadhan,kondisi Rumah Potong Hewan (RPH) Merce Narmada Lombok Bara minggu 26Mei2019, kian hari semakin dipadati pembeli,beda dengan kondisi hari2 sebelumnya yg mengalami penurunan yg sangat signifikan,bahkan rata2 penjual daging di RPH tersebut merugi,hal ini disebabkan karna sapi yg terpotong pada hari tersebut tidak bisa habis terjual,pasalnya kurangnya pengunjung. Memasuki 10 terakhir Ramadhan ini, setiap harinya tidak ada daging yg tersisa bahkan kurang,hal ini dikarenakan ramainya pengunjung untuk memenuhi kebutuhan Isra' dan Mi'raj hingga menjelang lebaran dan puncaknya pada H-2 lebaran ungkap Rohani salah seorang jagal di RPH Merce, harga daging masih dalam posisi normal,daging Kls 1 Rp.130rb/kg daging Kls 2 Rp.120rb/kg rawon Rp.100rb/kg tulang iga Rp.110/kg.

  Komentar untuk Lonjakan Pengunjung di RPH Merce Narmada

Masuk ke akun AtmaGo kamu untuk ikut memberi komentar!

Masuk  atau  Daftar
Jadilah yang pertama memberi komentar!

Related Posts

Terbaru


Terpopuler

  1. Atraksi Teaterikal Peserta Karnaval Putri Mandalika 2020

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  14 Feb 2020
  2. Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. KABID ILMATE PERINDUSTRIAN PROVINSI NTB KUNJUNGI PENGRAJIN ALAT PERTANIAN DI DUSUN BEREMBENG

    Lalu Iskandar  di  Jonggat, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  4. Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020

Komentar Terbanyak

  1. 5
    Komentar

    Bakesbangpoldagri: Banyak Wilayah di NTB Terpapar Narkoba

    Arianto  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  13 Feb 2020
  2. 4
    Komentar

    Jatuh Cinta Pada Menulis Hingga Menahodai Sebuah Komunitas

    Niya Kaniya  di  Kopang, Lombok Tengah  |  15 Feb 2020
  3. 4
    Komentar

    Kegiatan Aisyiyah Kec. Mergangsan meriah

    Rita Jatmikowati  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  14 Feb 2020
  4. 4
    Komentar

    Dari IMPOSIBLE Menjadi I 'M POSSIBLE

    Muhammad Rizal Suryadin  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  17 Feb 2020