Literasi harus dihati

Header illustration
Tentang buku yang belum selesai terbaca. Tentang lembaran kertas yang masih kaku belum tersentuh jari-jemari untuk diselami isi makna didalamnya. Tentang tiket seminar yang hampir sobek sebelum hari berlangsung kegiatan. Kadang saya berpikir untuk apa ini? Membiarkan ia lusuh sendiri dimakan waktu? Kadang saya berpikir ini hanyalah sampul rapi sebuah pribadi sementara didalamnya hanyalah kosong tidak ada coretan pengetahuan didalamnya.
Kulihat mata berbinar dari ujung negeri yang kurang tersentuh rangkulan dari mereka. Mata yang seakan berkata "ini kami, kami bagian dari kalian. Katamu mencerdaskan kehidupan bangsa adalah cita-cita bangsa. Lantas apakah kami bukanlah bagian dari cita-cita itu?". Tiba-tiba semuanya bungkam. Baju seragam mereka masih berlambang merah putih dan akan tetap seperti itu. Maka, tak ada ragu tentang rangkulan itu.
Mata yang berbinar itu ternyata mengharapkan percikan ilmu yang diharapnya bisa membasahi pikiran hingga penuh dan bisa ditumpahkan pada pribadi lainnya. Semakin kau berikan ilmu yang dimiliki, semakin bertambah pula pengetahuan.
Mereka butuh uluran, mereka butuh fasilitas, dan mereka butuh api semangat yang terus dipacu dengan motivasi darimu.
Kulihat kembali mereka, tekad yang besar membuat ku malu. Dengan fasilitas yang mudah, saya tak bisa melakukan apa-apa untuk melawan malas untuk menggali ilmu dari apa yang tersedia. Sementara mereka, banyak sekali tekad namun, tak bisa berbuat lebih selain belas kasih dari yang lain. Aku malu, sampul luarku tak mencerminkan jiwa literasi sesungguhnya.
Kubuka kembali buku itu. Ku maknai dan ku baca lembar demi lembar tulisan yang tertera. Inilah ilmu yang pernah ku abaikan. Inilah Pelajaran bagiku. Akan ku hadiri seminar itu. Kelak, ketika ku berkunjung di tanah harapan itu, akan ku berikan ilmu yang terbaik. Akan ku berikan hadiah terbaik untuk mereka menggapai harapan itu.
Literasi itu ada di hati. Tumbuhkan selalu jiwa literasi dihati. #atmago #berkawandenganbuku
Sudah dilihat 154 kali

Komentar