Lima Jalur Alternatif Ungaran-Salatiga Disiapkan Jelang Mudik 2018

25140 medium jalur mudik 2018
Kendati Lebaran masih satu bulan lagi, namun Polres Semarang sudah menyiapkan sejumlah jalur alternatif sebagai antisipasi kepadatan arus lalu lintas pada arus mudik-balik Idul Fitri 2018. Hal itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral dalam rangka Kesiapan Pengamanan Ramadan dan Idul Fitri 2018 di Ruang Rapat Utama Polres Semarang.

Ada lima jalur alternatif yang disiapkan jika sewaktu-waktu jalur Semarang-Solo dan Semarang-Yogyakarta di wilayah hukum Polres Semarang mengalami kemacetan saat Lebaran 2018.

* Pertama, jalur alternatif arah Solo atau Salatiga melalui Tuntang-Bringin-Pabelan-Bundaran Ramayana Salatiga. Panjang rute ini sekitar 13,6 kilometer.
* Kedua, jalur alternatif arah Sragen, dari Tingkir-Suruh-Karanggede sepanjang 13,6 kilometer.
* Ketiga, jalur alternatif Yogyakarta, Solo, dan Salatiga dari Jalan Lingkar Salatiga-Jalan Lingkar Ambarawa sepanjang 14,5 kilometer dan Jalan Lingkar Salatiga-Banyubiru-Brongkol Jambu sepanjang 16,5 kilometer.
* Keempat adalah jalur alternatif Kendal-Temanggung dari Boja-Sumowono-Kaloran Temanggung sepanjang 12,2 kilometer.
* Kelima, jalur alternatif Gunungpati-Ungaran melalui Gunungpati-Mapagan-Sisemut-Jalan Gatot Subroto-PT Mas sepanjang 2,9 kilometer dan jalur Gunungpati-Jalan Pramuka-Jalan Perintis Kemerdekaan Pudakpayung sepanjang 2,3 kilometer

"Pola rekayasa lalu lintasnya antara lain pengalihan arus, penarikan arus atau contraflow dan buka tutup arus. Kami akan melibatkan anggota gabungan lintas sektor,” kata Kabag Ops. Polres Semarang Kompol Suparji dalam paparannya.

Suparji mengimbau PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo agar selalu berkoordinasi dengan Polres Semarang dan instansi terkait lainnya. Menurut dia, terhambatnya arus di jalan utama menuju tol pada Lebaran tahun 2017 lalu disebabkan karena lamanya transaksi pembayaran di gardu tol.

"Mohon PT TMJ dan Dinas Perhubungan memberikan solusi, karena ini banyak dikeluhkan masyarakat. Saat menggunakan kartu tol, antrenya beberapa menit," tuntasnya.

Untuk diketahui, rakor Lintas Sektoral tersebut dihadiri PT Trans Marga Jateng (TMJ), Dinas Perhubungan, Pemkab Semarang, Kodim 0714/Salatiga, serta unsur organisasi terkait termasuk Banser Kabupaten Semarang.

Sumber : Kompas.com
Sudah dilihat 36 kali

Komentar