Laporan Pertanggungjawaban 2018 Merujuk pada Pemikiran Paradigma Baru Desa Kebonharjo

49035 medium post 55515 335e40a8 3c92 41c2 97d0 a5a4b6406679 2019 02 06t05 40 48.726 07 00 49036 medium post 55515 45af4777 a45c 42bb a111 58fb29ef1d80 2019 02 06t05 50 02.439 07 00 49037 medium post 55515 c592461d 4a49 4a0c 950f eb5a7a45c6f5 2019 02 06t05 53 27.720 07 00 49038 medium post 55515 2c8843b8 5332 4643 abf7 8b3e69973855 2019 02 06t05 53 28.430 07 00 49039 medium post 55515 6ed3f742 21e0 4443 ac3b 8787fc3f27e6 2019 02 06t05 53 28.937 07 00
Pemerintah Desa Kebonharjo, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo melakukan sidang Laporan Pertanggungan jawaban APBDES 2018 pada tanggal 23 Januari 2019 bersama Badan Perwakilan Desa (BPD). Dari realisasi penerimaan anggaran sebesar Rp. 1.795.375.093 telah direalisasikan sebesar Rp. 1.947.450.925. Penambahan pembiayaan diperoleh dari silpa tahun sebelumnya sebesar Rp. 288.865.825. Sementara tahun ini silpa menurun sebesar Rp. 126.789.993.
Belanja desa masih difokuskan pada perbaikan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan rakyat dan pemberdayaan masyarakat.
Dalam pelaksanaan APBDES tahun 2018 Bidang Pembangunan memiliki serapan dana terbesar untuk peningkatan jalan yang berada di 10 pedukuhan. Telah tercapai baik volume dan kualitas kontruksi. Meskipun dalam pelaksanaan terkendala pasokan air karena musim kemarau yang lebih panjang dari tahun sebelumnya. Kegiatan padat karya terfokus pada pembuatan tiga (3) ruas jalan baru untuk meningkatkan nilai jual hasil produk pertanian berada di Dusun Pelem yang juga merupakan jalur penghubung ke wilayah Dusun Gebang melalui Pringlarangan. Di Dusun Kedunggupit pembuatan jalan baru melintasi kawasan permukiman dengan tujuan memperlancar mobilitas dan tranportasi warga, sedangkan di Dusun Gebang membuat jalan alternatif dalam rangka antisipasi dampak ancaman longsor pada ruas jalan utama Ngori Pelem-Dukuh yang hampir terjadi setiap tahunnya.
Bidang kesejahteraan konsisten pada penurunan angka kemiskinan melalui peningktan kualitas hunian warga miskin dengan program 24 unit rumah sehat dan 36 unit jamban. Pembangunan rumah dan jamban megedepankan pada partisispasi warga dilingkungan wilayah baik tingkat RT ataupun pendukuhan melalui mekanisme kultural gotong-rotong. Penurunan angka stunting melalui penyedian asupan makanan tambahan untuk balita dan berbagai pelatihan/pembinaan pada kader dan tim Pengerak PKK. Pelatihan berupa peningkatan kapasitas adimnistrasi kader, peyuluhan stunting dan TBC dan kegiatan evaluasi pemanfaatan lahan pertanian.
Dalam bidang pemerintahan telah terumuskan peraturan penataan tanah desa, yang akan ditindak lanjuti pada tahun 2019. Kebijakan tanah desa berupa penataan makam akan dimulai dari Makam Budho, Makam Kaliduren dan Makam Munggang Gesikan. Dalam hal kemandirian desa dimulai dengan optimalisasi pendapatan dari tanah desa dengan pembuatan model perkebunan buah durian dan pala di Mencon Dusun Kaliduren dan Munggang Gesikan Dusun Gebang.
Di tahun 2018 juga dibentuk Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) dan telah dilakukan peningkatan kapasitas untuk anggota forumnya, melalui berbagai pelatihan dan study banding baik dalam dan luar negeri.
Dalam Bidang Keuangan dan Perencanaan Desa telah mampu menjalankan siklus keuangan desa dimana tahapan penyusunan APBDes dari musduk, musdes sampai penetapan APBDes telah sesuai dari waktu yang ditetapkan. Keuangan desa telah menggunakan aplikasi Siskeudes pada tahapan perencanaan dan ditingkatkan pada pentausahaan dan evaluasi di tahun 2019. Penerimaan PAD pada tahun 2018 meningkat dari target yang direncanakan mencapai. Penambahan tersebut dari sewa tanah dan layanan ambulan desa. Tahun 2019 ditargetkan PAD diangka 30 juta.
Untuk Urusan Umum, Aparatur Desa dan Aset lebih ditekankan pada pelayanan maksimal untuk masyarakat, inventarisasi aset desa dan Sistem Informasi Desa. Peningkatan pelayanan telah dibentuk tim untuk memberikan pelayanan masyarakat dan kepastian jam pelayanan. Dukuh juga terlibat masuk kantor untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Inventarisasi aset telah mampu menginventarisir kekayaan desa mencapai Rp. 109.831.092.203.
Sistem Informasi Desa mengembangkan dua aplikasi utama desa berupa Prodeskel untuk data penduduk dan SID untuk efektivitas pelayanan masyarakat. SID juga memberikan layanan informasi perkembangan desa dalam bentuk media online baik tulisan dan chanel youtube.
Selain program pemerintah juga di bahas program sektoral atau program yang masuk di desa mencapai Rp. 3.346.540.000 berupa bantuan untuk pembangunan jalan di ruas Ngori-Pelem Dukuh, Bedah Menoreh di Dusun Gowok, Saluran Irigasi di Dusun Kaliduren dan Dusun Kleben, Rumah tidak layak huni, jambanisasi dan bantuan pangan nontunai.
Sistem Informasi Desa Kebonhajo #desakebonharjo
Sudah dilihat 74 kali

Komentar