Lagu Paling Aneh Sedunia

2 0 40
Seorang guru mengajarkannya padaku saat aku masih kecil. Sebuah lagu aneh. Aku tak tahu lagu itu menggunakan bahasa apa, tapi kedengaran ganjil dan menyebalkan. Namun yg lebih mengherankan lagi, kenapa aku tetap mengingat lagu itu selama puluhan tahun dalam hidupku. Sedangkan lagu yg lain tak pernah bisa kunyanyikan sampai tuntas, krn selalu saja lupa syairnya.

Di ruang kelas yg usang, di sebuah pagi. Kami duduk di bangku2 besar yg menyatu dg mejanya. Katanya bangku peninggalan sekolah belanda. Hm.... kami berebut utk tdk memakainya, bukan krn bangku besar itu kelihatan jelek tp karena bangku baru lebih menarik. Aku duduk di depan, maka aku kebagian bangku besar itu. Kalau duduk di sana rasanya nyaman, tdk lekas capek. Tapi ya itu.... kesan besarnya memberi rasa yg kurang dinamis.

Pak guru datang terlambat pagi ini. Jam enam tiga puluh menit tadi saat kami lewat di depan mushola, kami lihat pak guru meloncat memasuki mushola. Ah Pak guru agama ini kenapa sholat subuh siang sekali? Anak2 berbisik2, "Guru agama kok sholat subuhnya sesiang itu." Kasak kusuk menyebar di antara kami,bahwa pak guru agama kami tdk baik. Ilmunya tdk benar.

Pak guru datang memakai setelan baju abu2. Baju atasnya dimasukkan ke celana. Rapi. Tapi..... kami menemukan keanehannya. Kenapa tutup sakunya jahitannya menggembung spt baju baru yg belum diseterika? Dan bagi kami murid2 kelas 3 SD ini, tutup saku celana pak guru itu kelihatan mirip roti goreng yg dijual asongan oleh anak2 di kampung kami.

Pak Guru mengajari kami menulis huruf Arab. Ia mengenalkan huruf alif. Ya huruf yg ditulis lurus saja. Gampang sekali. Tapi.... mengapa huruf itu tampak aneh di mata kami. Hurufnya lurus panjang, bagus sekali. Tapi mengapa miring? Ya huruf alif itu miring. Dan saat istirahat sekolah tiba, perbincangan kami adalah ttg huruf alif yg miring itu. Huruf alif yg miring ternyata juga menjadi perhatian dari kakak2 kelas. Satu sekolahan membincang pak guru dan huruf alif yg miring. Dan tiba2 saja istilah alif miring menjadi viral di sekolah kami.

Pak guru menulis sesuatu di papan tulis. Tulisannya tdk bagus, tapi mudah dibaca. Ia meminta kami utk menyalin apa yg ia tuliskan ke buku kami. Kami semua menulis. Lalu pak guru mengatakan bahwa itu adalah syair sebuah lagu. Kami semua merasa aneh. Lagu? Lagu apa itu? Kami tdk mengerti artinya. Pak guru mulai bernyanyi, ia penuh semangat dan wajahnya berbinar. Sementara kami hanya bengong melihatnya. Lalu ia meminta kami utk menirukannya menyanyi, kami mengikutinya menyanyi. Namun tak satupun murid bergembira seperti biasanya saat kami diajari bernyanyi. Kami mengikuti dg ritmis namun tanpa penghayatan. Pak guru gembira, menyudahi kelas dg tertawa. Kami hanya memandangnya.

Setelah puluhan tahun berlalu, aku masih mengingat saat2 di kelas usang, juga pak guru itu. Sambil menghela nafas, dan tersenyum getir kupikirkan ulang masa lalu. Pak guru meloncat ke mushola saat murid berangkat ke sekolah, bisa jadi ia bukan sholat subuh tapi sholat dhuha. Segala yg dilakukan pak guru tampak aneh di mata kami murid2nya, mungkin bukan karena huruf alifnya yg miring, mungkin bukan karena tutup saku celananya yg menggelembung. Tapi karena..... pada suatu hari pak guru dtg ke sekolah sambil menggendong anak kecil. Anak kecil itu menangis meraung2, membuat pak guru kewalahan. Istri pak kebun sekolah mencoba membantu dg menggendong anak itu. Namun ia tetap menangis. Murid2 kelas enam juga membantu dg memberi mainan, tp anak di gendongan pak guru terus menangis. Burung yg berkicau tak mampu meredakan tangisnya. Juga cilukba dari beberapa murid tak mampu menghentikan tangisannya. Guru2 yg lain berdatangan, kami berkerumun, mengelilingi pak guru yg sdg menggendong anak yg menangis. Entah siapa yg bicara aku tak paham, yg pasti kudengar suara, "Sudah kembalikan saja anak itu ke ibunya. Kasihan dia nangis terus. Tadi waktu diambil apa ibunya tahu?" Pak guru menjawab, "Tidak tahu." Perlahan kerumunan murid2 buyar. Entah siapa yg memulai.... beredar khabar bahwa pak guru menculik anak. Sejak itulah apapun yg dilakukan pak guru selalu salah di mata kami.

Rupanya saat itu pak guru berumah tangga dan mempunyai seorang anak. Mereka bercerai, dan anaknya diasuh ibunya. Pak guru mungkin kangen ingin menggendong anaknya. Apadaya mantan istrinya tak mengijinkan. Shg ia terpaksa menculik anaknya sendiri dan dibawa ke sekolah.

Haru biru kisah pak guru. Entah dimana ia sekarang. Mungkin sdh sangat tua, atau sdh tiada. Semoga sehat selalu atau khusnul khotimah. Mari bersama kita nyanyikan lagu aneh itu... 🎵🎵
Botol meru kecue,
sai buntar denor2.
Sedari endang duida,
matengke denor2.
Aya datumba,
seraya datumba,
seraya datumba,
seraya deride... he e..
Aya datumba,
seraya datumba,
seraya datumba,
seraya deride....

Adakah yg tahu bahasa apa itu?

  Komentar untuk Lagu Paling Aneh Sedunia

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. "Daring Sosialisasi Peta Bencana.id disaat Pandemi"

    Saffanah Mubarok  di  Banyuwangi, Banyuwangi  |  20 Nov 2020
  2. Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. Beritakan Lingkungan Sekitar, Pemuda Lamongan Adakan Kelas Jurnalisme Warga

    Zuria Qurrotul Aini  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 3
    Komentar

    The Secret of happiness

    Umi Hadiqotul Jannah  di  Jombang, Jember  |  21 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Situasi dan Kondisi Bukan Hambatan Petani

    Izzatul Fajriyah  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  3. 2
    Komentar

    GURU TK ABA MENCOREK BERTEKAD MEMBENTUK KARAKTER ANAK DIPENDIDIKAN USIA DINI

    Roy cahya pratama putra  di  Brondong, Lamongan  |  22 Nov 2020
  4. 2
    Komentar

    GESEKAN YANG POSITIF

    TOKHIDUL MIKBAR  di  Jatibarang, Brebes  |  21 Nov 2020