Kurang Asupan Gizi, di Subang Banyak Ditemukan Balita Stunting (kekerdilan)

37014 medium stunting
DEJABAR.ID. SUBANG- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Subang tidak menampik kalau di wilayah kerjanya sempat ditemukan balita stunting atau kekerdilan karena tinggi badan kurang dibanding yang lain seusianya. Hal tersebut diungkapkan oleh Kabid Kesehatan dinkes Subang, dr Ahmad Nasuhi.

Menurutnya, saat ini Dinkes Subang sedang menyasar kembali jumlah balita Stunting atau pertumbuhan badannya tidak normal

“Balita Stunting terjadi karena kondisi itu kekurangan asupan gizi saat kehamilan dan dampaknya si balita sering sakit-sakitan”ujarnya kepada Dejabar.id, Rabu pagi (24/10/2018).

Sejauh ini menurut Ahmad, ada 10 desa disubang yang ditemukan kasus balita Stunting dan terus kita melakukan penyasaran karena untuk kesehatan dan pertumbuhannya.

“Sebab bila tidak segera ditangani maka akan mudah sakit, kemampuan kognitifnya kurang, fungsi tubuh tidak seimbang dan saat tua akan terkena penyakit yang berhubungan dengan pola makan,” tandasnya

Maka dari itu, ungkap Ahmad kita terus menyasar takutnya ada ditemukan kembali balita Stunting.

“Kalaupun ditemukan langsung kita rawat dan diharapkan semua ibu hamil serta balita untuk rutin datang ke Posyandu,“ kata dr.H.Ahmad Nasuhi

Kami juga meminta kepada masyarakat agar tidak salah persepsi terhadap balita Stunting .

“Tetapi jangan sampai salah persepsi, stunting memang berpostur tubuh pendek, tetapi tidak berarti yang pendek menderita stunting. Makanya kita meminta ibu hamil dan balita sering datang ke Posyandu karena 0-1000 hari kehidupan perlu dipantau kesehatannya,“ pungkas Ahmad. (Ahy)
Sudah dilihat 19 kali

Komentar