Kuota Afirmas PPDB, Perlu Keterbukaan Informasi

18 June 2020, 14:25 WIB
3 0 112
Gambar untuk Kuota Afirmas PPDB, Perlu Keterbukaan Informasi
Melalui Keputusan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Nomor: 421/06356 tentang Petunjuk Teknis Pengelenggaraan PPDB pada SMA Negeri dan SMK Negeri Provinsi Jawa Tengah Tahun Pelajaran 2020/2021, salah satunya menggunakan jalur afirmasi. Jalur afirmasi memiliki kuota sebesar 15% yang diperuntukkan dan diprioritaskan bagi calon peserta didik yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu, panti asuhan dan putera/puteri tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani langsung pasien Covid-19. Untuk mendaptkan kuota tersebut, setidaknya persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta didik yaitu, terdaftar dalam Basis Data Terpadu dengan bukti keikutsertaan dalam program penanganan kemiskinan dari pemrintah atau pemerintah daerah, ditetapkan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Jateng bagi yang berasal dari panti asuhan, surat keterangan Dinas Kesehatan Provinsi bagi calon peserta didik putera-puteri tenaga kesehatan dan pendukungnya untuk penanganan langsung Covid 19.

Melalui data yang dihimpun menunjukkan bahwasannya kuota jalur afirmasi yang disediakan SMA Negeri di Jawa Tengah sebanyak 17.159 kursi atau sebesar 15,4 % dari total keseluruhan daya tampung SMA Negeri yang sejumlah 110.863. Dari jumlah tersebut kuota yang diperuntukkan untuk anak tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya yang menangani Covid 19 sejumlah 5.593 kursi atau sebesar 33% dari kuota afirmasi dan 5% dari total kursi yang tersedia, dan untuk kuota miskin sejumlah 11.566 kursi atau sebesar 67% dari Kuota afirmasi dan 10% dari totoal kursi yang tersedia. Adapun beberapa daerah yang memiliki Kuota terbanyak yaitu : 1. Kota Semarang (Covid 19: 292, miskin: 588), 2. Kabupaten Brebes (Covid 19: 264, miskin: 541), 3. Kabupaten Banyumas (Covid 19: 261, miskin: 531), 4. Kabupaten Cilacap (Covid 19: 244, miskin: 544). Selain itu, sampai hari ini beberapa kendala teknis masih terjadi dalam proses pendaftaran calon peserta didik baru jenjang SMA dan SMK Negeri di Jawa Tengah. Kendala tersebut yaitu lamanya waktu untuk membuat akun dan juga mengaktivasi. Selain itu dalam proses pendaftaran, pilihan sekolah belum dapat muncul, kebingungan calon peserta didik dalam perubahan data karena salah input. Begitupun kendala kartu keluarga (KK) tidak bisa masuk karena pembuatanya yang belum ada jangka satu tahun terkait pembaharuan dan pemecahan KK.

Beberapa hal yang harus diantisipasi dan seharusnya sudah disediakan pemerintah yaitu:
1) Perlu adanya transparani data tenaga kesehatan dan tenaga pendukungnya sejak awal yang dapat dipantau publik, supaya kuota tersebut tidak disalah gunakan.
2) Perlu adanya transparansi data calon peserta didik dari keluarga miskin yang dapat di pantau publik, sehingga kuota miskin tepat sasaran
3) Harus adanya transparansi data calon peserta didik dari panti asuhan yang sudah diverifikasi yang dapat dipantau publik, utamanya panti asuhan yang dikelola masyarakat, supaya kuota tidak di salah gunakan

_Syofi'i, Peneliti Pattiro Semarang_

  Komentar untuk Kuota Afirmas PPDB, Perlu Keterbukaan Informasi

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Tetangga suplai logistik warga isolasi mandiri di Kepatihan

    Deni Suryanti  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  3. Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020
  4. "Gerakan Serentak Penegakan Protokol Covid-19" di Jalan Tamansiswa, Wirogunan

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  21 Oct 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    Hoax Pilkada Bisa Menimpa Siapa Saja

    Desty  di  Surakarta Kota  |  15 Oct 2020
  2. 2
    Komentar

    Berikut Link Pendaftaran BLT UMKM Rp2,4 Juta Kabupaten Bandung Tahap 3 Yang Dibuka Sampai November

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Rancaekek, Bandung Kabupaten  |  19 Oct 2020
  3. 2
    Komentar

    Menguatkan Ketahanan Pangan, Kelurahan Wirogunan adakan Pelatihan "Buledamber"

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  18 Oct 2020
  4. 2
    Komentar

    Sebagian Kain Menghasilkan Mikroplastik Ketika Dicuci

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Songgon, Banyuwangi  |  18 Oct 2020