KUNJUNGAN WISATAWAN MENJADI TITIK TERANG KEBANGKITAN PARIWISATA DAN PEREKONOMIAN BAYAN

41296 medium post 48461 8b0b70ca aa04 4a71 b260 be73d0f7f683 2018 11 30t19 28 09.040 08 00 41297 medium post 48461 4bea4289 3b12 4b60 acd5 4ed65e0e8689 2018 11 30t19 28 10.448 08 00
ATMAGO ,Senaru - Pasca gempa bumi yg memporak porakporandakan bangunan warga,menelan korban jiwa juga melumpuhkan perekonomian Masyarakat Bayan.
Hampir tiga bulan lamanya warga berada ditenda - tenda darurat. Dengan kondisi tersebut melupuhkan segala aktivitas masyarkat. Sementara,kondisi perekonomian menjadi salah parameter untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat suatu daerah atau wilayah. Salah satu faktor penunjang stabilnya perekonomian dan perputaran uang masyarakat bayan ialah mulainya kunjungan wisatawan kedestinasi wisata.

Senaru menjadi salah satu daerah wisata yg ramai dikunjungi sebelum gempa. Hampir 4 bulan lamanya tidak terlihat adanya aktivitas dikawasan wisata tersebut. "Hampir 4 bulan kami menganggur,tidak tahu apa yg harus dikerjakan " tutur roni,salah seorang pemandu wisata diair terjun sendang gila.

"Alhmadulillah sejak dua minggu lalu,tamu lokal sudah mulai datang dan berkunjung,bahkan tiga hari lalu saya membawa tamu dari england " lanjut roni.

Kehadiran wisatawan manca negara menjadi titik terang kebangkitan pariwisata senaru,sebab dengan kehadiran turis asingpun akan memicu ekonomi masyarakat yang berjualan disekitar daerah wisata senaru.

"Kalau sebelumnya cuma dapat seratus ribu perhari,sekarang sudah mulai ada peningkatn,sampai saya dapat jualan tujuh ratus ribu perhari " cetus inaq mariani,salah seorang pedagang makanan yg berada diparkiran senaru.

"sedikit membuat kami legalah,sembari menunggu bantuan dari pemerintah,kan bisa kita berusaha cari makan dulu dari berjualan,apalagi saat ini saya juga masih berada dipengungsian,ndak saya bingung lagi karena ada tempat kita cariin anak makan dan biaya sekolah" tungkas inaq mariani.

Hal senada juga diungkapkan Anto,penjaga loket masuk kekawasan wisata alam air terjun sindang gila. raden mengaku,perhari,kunjungan wisatawan lokal ataupun manca negara berkisar antara 30 sampai 50 pengunjung. Meski terbilang kecil dibanding sebelum gempa,
Namun kehadiran wisatawan tersebut menjadi langkah awal kebangkitan pariwisata disenaru.

"Kalo dibandingkan dengan jumlah kunjungan sebelum gempa,jauhlah perbedaannya,tpi ini kan kita baru buka " katanya.

"Memang saat ini baru hitungan puluh pengunjung yg datang kesenaru,tpi kita kan gak tau besok,lusa atau bulan depan seperti apa" tandas Anto.

Iya yakin pariwisata disenaru akan kembali pulih dalam satu atau dua tahun kedepan ,begitu juga dengan perekonomian masyarakatnya.. (Hafiz)

Sudah dilihat 29 kali

Komentar