Kreasi Hiasan Dinding dari Tangan Sendiri untuk Rumah Sendiri

45861 medium post 52662 4add27bc 7ada 42b6 a337 745d4798aed3 2019 01 12t18 25 01.284 07 00 45862 medium post 52662 127e3696 7dec 4a87 bd34 a1913a4b6b4b 2019 01 12t18 25 59.228 07 00
Setiap orang menginginkan rumah yang layak untuk dijadikan tempat berkumpul dan berbagi kebahagiaan bersama keluarga tercinta. Tidak hanya layak saja, nilai estetis atau keindahan rumah pasti menjadi perhatian juga agar anggota keluarga semakin betah dan nyaman saat di rumah. Kebersihan rumah adalah salauh satu yang paling utama, terlebih ketika musim hujan-- kebersihan rumah dan lingkungan rumah harus lebih dijaga. Selain kebersihan rumah, yaitu aksesoris rumah khususnya aksesoris dinding. Banyak sekali ragam aksesoris dinding, seperti lukisan, kaligrafi, patung dinding, rak dinding, jam antik, dan hiasan dinding lainnya dibandrol dengan harga yang mahal. Namun ketika budget kebutuhan pokok lebih diprioritaskan, keinginan untuk membeli aksesoris tersebut tinggal keinginan semata. Lalu, bagaimana menyiasatinya ?

Di era digital dimana hampir setiap orang dewasa memiliki smartphone dan akses internet, berbagai tutorial DIY (Do It Yourself) membuat hiasan dinding dapat diakses, ditonton, dan dicoba. Tutorialnya yang mudah, memungkinkan orang yang baru pertama kali menontonnya dapat 'coba-coba' sendiri. Bahan-bahan yang digunakan pun sederhana, mudah didapat, dan harga terjangkau. Bahkan, banyak lebih digunakan barang-barang bekas (seperti sisa-sisa potongan bambu, serpihan tripleks bekas, telenan dan centong bekas, ikat pinggang bekas, stik es krim, sedotan, botol air minum, dan lain-lain) dengan tambahan cat/pewarna dan bunga-bunga tiruan. Selanjutnya, dapat dikreasikan sesuai dengan keinginan. Yang perlu diingat adalah warna hiasan dinding haruslah sesuai dengan warna dinding rumah.

Foto dalam gambar adalah hasil kreasi saya membuat hiasan dinding dari serpihan tripleks bekas, pita satin, pita organdi, dan putik bunga. Untuk merangkai tripleksnya, saya menghindari penggunaan tali plastik rafia, untuk itu saya menggunakan tali rami yang ramah lingkungan. Sedangkan alat-alat yang digunakan adalah lem tembak/lem bakar, korek api, dan gunting.

Hiasan dinding buatan sendiri dapat dipajang di teras, ruang tamu, ruang keluarga, dan juga kamar tidur sesuai dengan keinginan.

Banyak manfaat yang bisa diambil ketika membuat kreasi dengan tangan sendiri. Selain rasa bangga dan membuat rumah indah, jika hasil karya sendiri dinilai bagus bahkan disukai dan diminati oleh orang lain yang melihatnya, hal itu menandakan bahwa keterampilan membuat hiasan dinding dapat disulap menjadi bisnis handycraft yang perlu dicoba. Ide-ide kreatif dan inovasi pun akan terus mengalir. Dari 'coba-coba' menjadi 'usaha'.
Sudah dilihat 194 kali

Komentar