Kota Bogor Integrasikan Pemahaman Bahaya Narkoba dalam Mata Pelajaran

36847 medium pelajaran
BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Semakin meningkatnya ancaman bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan para pelajar, membuat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menggelar Pelatihan Integrasi Anti Narkoba dalam Pembelajaran bagi Guru Pendidikan Jasmani Jenjang SMP se-Kota Bogor, di Aula SMP Negeri 1, Senin (22/10/2018).

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat mengatakan kegiatan yang berlangsung dari 22-24 Oktober 2018 tersebut dalam rangka meminimalisasi penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan para pelajar Kota Bogor.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam hal ini Disdik akan bekerja sama dengan Polresta Bogor Kota mengintegrasikan pembelajaran di sekolah dengan hal-hal yang terkait dengan pemahaman narkoba.

“Saya meyakini melalui pendidikan atau lewat pengintegrasian mata pelajaran dengan pemahaman tentang narkoba maka akan lebih efektif dan lebih efisien dalam mencegahnya, karena pendidikan itu bagaikan ibu kandung kehidupan,” kata Ade.

Sebagai tahap awal, Disdik Kota Bogor melibatkan para guru pendidikan jasmani. Kedepan tidak menutup kemungkinan melibatkan guru-guru mata pelajaran lain. Ade juga berharap kedepan BNK Bogor segera terbentuk. Saat ini usulan yang ada sudah diterima pusat, tinggal menunggu respon dan kepastian dari pusat.

“Urgensinya narkoba ini perlu penanganan secara tupoksi. Kalau saat ini Sekda selaku Ketua BNK Bogor banyak kekurangan dalam menangani permasalahan narkoba,” ujar Ade.

Kepala Disdik Kota Bogor, Fachrudin menambahkan untuk menangkal dan meminimalisir penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar pihaknya bekerjasama dengan orang tua dan pihak kepolisian, mengingatkan para orang tua untuk lebih berhati-hati dalam mengasuh dan mengawasi anaknya.

Kemudian Badan Narkotika Kota (BNK) Bogor akan melakukan koordinasi dengan kepolisian untuk melakukan tindakan represif bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, melakukan sosialisasi dan penyuluhan mengenai bahaya narkoba, membentuk Satgas Anti Narkoba dari kalangan pelajar, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Selain itu saat ini Kota Bogor dalam proses penjajakan kerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) agar dapat hadir di Kota Bogor,” pungkas Fahrudin.

Oleh Husnul Khatimah
Editor : Andri Ridwan Fauzi
Sudah dilihat 39 kali

Komentar