Koordinasi festival merapi dan grand opening embung Jetis Suruh

42949 medium post 49983 955ee014 7648 443e a7c1 2c6d13cc159d 2018 12 16t09 54 30.467 07 00 42950 medium post 49983 8593b283 0023 4235 bf22 81164f789374 2018 12 16t09 54 32.595 07 00
Dalam rangka persiapan Festival Merapi tahun ke-2 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, kemarin sabtu 15 Desember 2018 jam 09.30 s/d 11.45 WIB digelar rapat koordinasi di Aula Balai Desa Donoharjo. Rapat dihadiri oleh Bapak Agus dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Bapak Camat Ngaglik, Bapak Kades dan Perangkat Desa Donoharjo serta Panitia.
Dalam sambutannya, Bapak Kades Donoharjo menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang peduli dan mendukung kegiatan pengembangan Embung Jetis Suruh, dan berharap agar pertemuan ini bisa menjalin harmoni antar semua pihak yang terlibat. Adapun Bapak Camat Ngaglik dalam sambutannya mengajak semua pihak untuk menyusun perencanaan dengan sebaik-baiknya, serta mengingatkan bahwa pengelola Embung harus bekerja keras, harus punya inovasi dan terobosan yang tidak terputus. Food court yang telah dibangun dengan dana PISEW juga diharapkan bisa menunjang dan mengembangkan potensi usaha lokal. Dilanjutkan penjelasan dari Pak Agus dari Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman bahwa kali ini adalah tahun ke-2 penyelenggaraan Festival Merapi. Pada tanggal 22 Desember akan dilaksanakan secara serentak di 3 panggung. Panggung yang pertama di area Telogo Putri Kaliurang menampilkan Jatilan 30 jam nonstop. Panggung kedua di area Embung Jetis Suruh menampilkan aneka pentas seni dan budaya masyarakat seperti Jatilan, Angguk, Calung, Hadroh dan Ketoprak sejak jam 08.00 sampai dengan 24.00 WIB. Pada jam 12.00 WIB juga akan dilakukan penyerahan hadiah lomba festival film dan peresmian Foodcourt dan Embung Jetis Suruh sebagai wahana wisata. Panggung yang ketiga akan diselenggarakan di Lapangan Denggung yang akan menggelar Sendratari Roro Jonggrang. Pada kesempatan tersebut Bapak Agus juga menyampaikan bahwa besok pada bulan Juli 2019, Embung Jetis Suruh juga akan menjadi tempat transit bagi kegiatan Tour de Merapi yang akan diikuti oleh sekitar 1500 orang dengan tema "Bertamasya dari Embung ke Embung di Kabupaten Sleman". Pada kesempatan tersebut di Embung Jetis Suruh juga akan ditampilkan satu kesenian rakyat sebagai hiburan. Setelah acara Festival Merapi, pada tanggal 23 Desember akan dilanjutkan dengan lomba menggambar dan mewarnai, seminar difable dengan tema "membangun wisata inklusi", serta lomba akustik (Endarwati).
Sudah dilihat 158 kali

Komentar