Kodim dan Polresta Kediri konsekuen netral di Pilkada

23745 medium foto doc kodim 0809 11042018 c 23746 medium foto doc kodim 0809 11042018 c
KEDIRI. Kesiapan jelang Pilkada serentak yang akan berlangsung bulan juni mendatang, Polresta Kediri bersama Kodim 0809/Kediri mengadakan seminar pengawasan partisipatif TNI dan Polri, yang diselenggarakan di hall room Hotel Lotus Kediri. Tampil sebagai pembicara Kanit Binmas Polresta Kediri AKP Sumardi dan Pasi Ops Kodim Kediri Kapten Kav Puguh Bintarto, rabu (11/04/2018)

“Pilkada mendatang adalah ruang di mana rakyat memiliki kebebasan sebesar-besarnya dalam menentukan pilihannya, baik calon gubernur, bupati, maupun wali kota. Dengan begitu, pada titik ini dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk ikut menentukan nasib bangsa ini selama lima tahun mendatang dengan memilih pemimpin yang tepat,” kata AKP Sumardi.

Sambungnya, lahirnya eksekutif yang baik, pemimpin daerah berkualitas dan bekerja untuk rakyat, sangat ditentukan oleh pilkada berkualitas. Pada titik ini penyelenggara pilkada dan tingkat partisipasi di seluruh lapisan agar melakukan pengawasan terhadap proses pilkada yang akan menentukan terciptanya kualitas yang baik.

“Pada prinsipnya, urgensi pengawasan partisipatif yang dilakukan ,berfungsi untuk memperkuat kapasitas dan kualitas pengawasan, sehingga mendorong perluasan wilayah pengawasan. Banyak hal harus diperhatikan, terutama pada masa kampanye pilkada dalam mengawasi potensi kerawanan pelanggaran,” pungkasnya.

Sementara itu kapten Kav Puguh Bintarto menjelaskan konsekuensi TNI dan Polri untuk tetap netral dalam pilkada mendatang. Siapapun yang akan terpilih, entah itu Walikota dan Wakil Walikota maupun Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang, seyogyanya seluruh warga Kediri pada khususnya tetap menjunjung tinggi hasil rekapitulasi remis dari KPU.

“Kita tidak boleh memihak siapapun juga dari semua pasangan atau calon kepala daerah yang terdaftar dalam pilkada ini. Siapapun yang terpilih oleh suara mayoritas warga, harus dihormati bersama, karena dalam hal ini sudah diatur dan ditetapkan KPU,” ujarnya.

Sudah dilihat 41 kali

Komentar