Kisahku di 28 september 2018

58144 medium img 20190412 154324
Sebelum kejadian saya mengikuti kegiatan LDKI di sekolah SMAN 2 PALU dan saya sedang mendengarkan materi,waktu itu ada beberapa gempa yang bisa di bilang "membuat kita pusing" dan gempa itu terjadi beberapa kali..dan beberapa jam kemudian tepat masuk waktu sholat magrib..saya bersama teman mengambil air wudhu dan ingin melakukan ibadah.beberapa menit kemudian, dirakaat petama bumi mengguncangkan kami semua dan kami bergerombolan keluar dari pintu masjid waktu itu saya keluar dari pintu masjid paling terakhir..dan saya melihat suasana yang begitu kacau.kami semua mengira bahwa hari itu adalah HARI AKHIR dan kami di kumpul kan di lapangan sekolah untuk berdzikir bersama..disaat itu hatiku merasa kacau sekali..dan mulai memikirkan orangtua karena kata orang orang bagian rumah saya adalah bagian yang paling parah..saya merasa ketakutan tapi saya ingat kalau ada Allah yang selalu stay menemani saya..kemudian saya mengambil Al-Qur'an untuk menenangkan hati saya..karena dengan membaca Al-Quran lah hati menjadi tenang..beberapa menit kemudian, abang saya datang dan menjemput sy untuk membawaku ke tempat yang aman..dan keesokan harinya hatiku semakin deg degan karena belum bertemu dengan orang tua. beberapa hari setelah kejadian abang saya ingin pulang melihat keadaan rumah..dan alhamdulillah saya bertemu bersama orang tua saya..Hal yang bisa diambil dari kisah ini adalah "jangan lupa untuk selalu memperbaiki diri karena kematian itu datang kapan saja"
Sekian dan terimakasih..
#AtmaGo_goes_to_school #Palu_bangkit #SMA_02_Palu

Sudah dilihat 53 kali

Komentar