Kisah Para Penyintas

4 0 51
Gambar untuk Kisah Para Penyintas
Sore hangat di akhir pekan, paling asyik berkumpul dg teman. Berenam janji bertemu di kolam renang Evergreen. Dengan pesan khusus, jangan lupa bawa gorengan.

Kami gembira berenang, tapi sebetulnya tak satupun dari kami yg pandai berenang. Hanya mengapung saja, sedikit meluncur, atau berendam di pinggir kolam.

Tetiba ada yg teriak2. Seorang teman yg tak bisa berenang timbul tenggelam di kolam yg dalam. Kulemparkan pelampungku ke arahnya, tangannya menggapai2 tak sampai. Teman yg terdekat mencoba menolong, namun ia sendiri jg tak bisa berenang. Jadilah dua org yg saling bergandengan tangan timbul tenggelam. Aku segera meluncur. Kupegang tangan org kedua, kuseret mereka, namun tenagaku tak kuat. Jadilah kami bertiga timbul tenggelam masal. Untung akalku masih berjalan. Kulepaskan peganganku, lalu kulepaskan pegangan tangan mrk. Dg sekali teriak kuperintahkan org kedua utk minggir. Selanjutnya tangannya diraih oleh teman yg ada di pinggir kolam. Berhasil. Kupegang tangan org pertama, kuseret ke bagian kolam yg dangkal. Namun karena dia panik, dan gerakannya tak beraturan, maka kami timbul tenggelam. Aku berpikir kalau begini terus kami berdua bisa tenggelam dan mati. Maka cepat kulepaskan tangannya. Dg sekuat tenaga kudorong tubuhnya ke arah teman yg ada di pinggir kolam, agar dia bisa ditolong. Benar perkiraanku, tangannya bisa diraih oleh teman yg ada di pinggir kolam. Sementara aku berenang sebisaku ke tepi. Alhamdulillah, kami bertiga selamat.

Senja berangsur tenggelam, malam mulai menjelang. Kami duduk santai di tepian kolam renang. Berbincang ttg gagasan mendirikan lembaga bantuan hukum utk para perempuan penyintas kekerasan. Aku merasa nyaman, berbalut baju kering dan jaket yg hangat. Namun aku harus segera kembali ke rumah. Seseorang menantiku untuk konsultasi masalah perceraiannya. Kujalankan motor merahku perlahan, kunikmati aroma temaram sambil lirih berdendang....."Morning has broken, like the first morning......."

  Komentar

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  7 jam lalu
  2. Semangat Harlah KOPRI dari Pulau Putri

    Nensi Indri  di  Gresik  |  30 Nov 2020
  3. Suro Amerta Surokarsan Titik Finish Gowes Bareng Promosi Wisata Kampung

    Abdul Razaq  di  Mergangsan, Yogyakarta  |  29 Nov 2020
  4. TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020

Komentar Terbanyak

  1. 2
    Komentar

    TASYAKURAN PEMBUKAAN KEMBALI SSB PELITA TUNAS CICURUG-SUKABUMI

    Firman Ardiansyah  di  Cicurug, Sukabumi Kabupaten  |  29 Nov 2020
  2. 2
    Komentar

    Wakil Walikota akan Launching "Gerakan Relawan Hijau", Kampung Surokarsan RW 04

    Abdul Razaq  di  Pakualaman, Yogyakarta  |  7 jam lalu
  3. 2
    Komentar

    Hayya 'Alal Jihad Itu Lafazh Bid'ah Dalam Azan

    Satriandesta Mahadyasastra  di  Kemang, Bogor Kabupaten  |  30 Nov 2020
  4. 1
    Komentar

    Mitra Utama Fasilitasi Pengenalan Tools Indeks Kinerja Organisasi Kepada Anggota Forum BARANI.

    Institute Of Community Justice Makassar  di  Ujung Pandang, Makassar  |  9 jam lalu