Ketua RW Penjaga Kebudayaan Desa

34537 medium post 43156 14231739 85e2 4d38 8992 aef07eb114c2 2018 10 04t13 41 38.580 07 00
Kelembagaan masyarakat yang dibentuk dalam menjalankan pelaksanaan pembangunan dan ketertiban di lingkungan wilayah terkecil adalah RT dan RW, melakukan pertemuan rutin pada tanggal 28 Oktober 2018 di Balai Desa Kebonharjo. Dihadiri 24 Ketua RT dan 10 RW di wilayah Desa Kebonharjo.
Kepala Desa Kebonharjo, Rohmad Ahmadi dalam sambutan pembukaanya menyampaikan pentingnya kewaspadaan menjelang musim penghujan. Gerakan yang membudaya dimasyarakat berupa kebersihan lingkungan permukiman, kalenan/drainase, gorong gorong dan memastikan limpahan air tidak masuk di wilayah permukiman. Kondisi cuaca beberapa tahun terakhir cukup ekstrem sehingga perlu kewaspadaan lebih. Program pemanfaatan lahan pekarangn ibu-ibu PKK perlu didukung oleh lapisan masyarakat termasuk Ketua RT dan RW. Merupakan spirit perempuan dalam peningkatan gizi keluarga sebagai langkah antisipasi stunting/kekurangan gizi pada anak dan menumbukan kembali budaya makanan sayur sehat.
Diera 80an pekarangan rumah menjadi taman sayuran keluarga mandiri, sehingga pengeluaran bisa ditekan, dan yang utama masyarakat menjadi sehat. Lahan pekarangan membutuhkan ruang untuk sayur, jangan hanya dipenuhi tanaman kehutanan dan perkebunan, karena kebutuhan makan adalah kebutuhan sehari hari.
Kasie Pemerintahan Desa Kebonharjo menekankan tugas Ketua RW sebagai penjaga dan pelestari budaya bersama Dukuh (Kepala Dusun-red). Perubahan jaman mengharuskan tokoh tokoh untuk bekerja keras agar identitas desa dari warisan budaya leluhur bisa dijaga. Kawasan Samigaluh bagian dari kawasan penyangga wisata Borobudur. Justru kebudayaan desa akan menjadi nilai lebih untuk perubahan tersebut.
Hal lain adalah pembahasan terbatasnya lahan pemakaman yang perlu dilakukan penataan dan penyusunan administrasi yang baik.
Sudah dilihat 42 kali

Komentar

  • Missing avatar

    RT & RW adalah lidah dam telinga dalam perencanaan dan pengawasan kegiatan-kegiatan pemerintahan desa.