Ketambahan di Tolitoli dan Bangkep, Positif Corona di Sulteng Jadi 75 Kasus

7 May 2020, 17:46 WIB
0 0 23
Gambar untuk Ketambahan di Tolitoli dan Bangkep, Positif Corona di Sulteng Jadi 75 Kasus
Jumlah positif Corona Virus Disease (Covid-19) atau Virus Corona di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) bertambah 5 kasus baru. Data pada Kamis (7/5/2020), jumlah positif Corona di Sulteng bertambah menjadi 75 kasus dari sebelumnya sebanyak 70 kasus.

Hal tersebut berdasarkan data yang dirilis Pusdatina Corona Virus Disease (Covid-19) Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, Kamis (7/5/2020) Pukul 16.00 Wita, yang sesuai dengan Data Gugus Covid-19 Nasional.

Berdasarkan data tersebut, terdapat tambahan 5 kasus baru masing-masing terjadi di Kabupaten Tolitoli bertambah menjadi 5 kasus (sebelumnya 1) dan Kabupaten banggai Kepulauan (Bangkep) 1 kasus (sebelumnya masih nihil).

“Hari ini ketambahan 1 orang positif baru yang diisolasi di fasilitas kesehatan Kabupaten Bangkep dan 4 orang diisolasi pada fasilitas Pemda Tolitoli,” kata Jubir Pusdatina Covid 19 Pemprov Sulteng, Haris Kariming dalam keterangannya, Kamis (7/5/2020) sore.

Dari 75 kasus tersebut, 12 orang dinyatakan sembuh dari Corona dan 3 meninggal dunia.

Berdasarkan data, sebanyak 60 orang masih menjalani isolasi dan perawatan, masing-masing dirawat di RSUD Undata 5 orang, RS Madani 6 orang, RSU Anutapura 5 orang, RSU Poso 6 orang, RS Mokopido Tolitoli 1 orang, RSU Mokoyuri Buol 4 orang, Rusunawa Pemkab Buol 25 orang, 4 orang diisolasi di fasilitas Pemda Tolitoli, 1 orang fasilitas Pemkab Bangkep, RSU Kolonodale 2 orang, isolasi mandiri 1 orang di Kabupaten Morowali.

Hari ini nihil Pasien Dalam Pengawasan (PDP) baru dan yang selesai masa PDP sebanyak 4 orang. Jadi jumlah PDP iari ini sebanyak 37 orang dari sebelumnya 41 orang.

Sebanyak 37 orang PDP itu, masing-masing dari Kota Palu 14 orang, Sigi 3 orang, Donggala 4 orang, Parigi Moutong 1 orang, Touna 1 orang, Buol 2 orang, Banggai 7 orang, Morowali 2 orang dan Morowali Utara 3 orang.

PDP sebanyak 41 orang ini, 19 orang melakukan isolasi mandiri, 2 dirawat di RSUD Undata, 3 di RS Madani, 2 orang di RSU Anutapuara (1 Rujukan Donggala), 3 di RS Anuntaloko Parigi, 2 di RS Mokopido Tolitoli, 2 di RSUD Mokoyurli Buol, 1 di RSUD Morowali, 2 di RSUD Kolonodale, 1 di RS Kabelota Donggala dan 4 orang isolasi fasilitas Pemerintah Tolitoli .

Satu PDP Morowali meninggal dunia menunggu hasil swab.

Selanjutnya, ada penambahan 1 ODP baru dan selesai masa ODP 13 orang, sehingga hari ini jumlah ODP menjadi 129 dari sebelumnya 141.

ODP 129 orang itu, masing-masing dari Kota Palu 9 Orang, Sigi 9 Orang, Donggala 10 orang, Parigi Moutong 15 orang, Poso 2 orang, Tojo Unauna 4 orang, Tolitoli 7 Orang, Buol 58 orang, Banggai 5 orang, Banggai Kepulauan (Bangkep) 2 orang, Banggai Laut 1 orang, Morowali 4 orang dan Morowali Utara 3 orang.

Data ini akan terus mengalami perubahan seiring perkembangan Covid-19 di Sulteng, sehingga diharap terus mengikuti update informasi data resmi terbaru Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng.

sumber : jurnalnews

  Komentar untuk Ketambahan di Tolitoli dan Bangkep, Positif Corona di Sulteng Jadi 75 Kasus

Tulis komentarmu...

Jadilah yang pertama memberi komentar!

Other Posts

Terkait

Terbaru


Terpopuler

  1. Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  2. Situs Untuk Membuat Kartu Ucapan Idul Fitri

    𝙈𝙊𝙃𝘼𝙈𝙈𝘼𝘿 𝙅𝘼𝙀𝙉𝙐𝘿𝙄𝙉  di  Surabaya  |  21 May 2020
  3. #yukpedulitetangga

    Eriyana Putri Nuramdani  di  Citamiang, Sukabumi Kota  |  21 May 2020

Komentar Terbanyak

  1. 4
    Komentar

    Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H

    Lalu Iskandar  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  2. 3
    Komentar

    Hargailah Para Pejuang Melawan Covid-19

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  23 May 2020
  3. 3
    Komentar

    Jelang Idul Fitri Semua Pusat Perbelanjaan Ditutup

    Zulkarna  di  Batukliang, Lombok Tengah  |  21 May 2020
  4. 2
    Komentar

    CORONA TIDAK MENJADI PENGHALANG RUTINITAS

    WAHYU NAN HANDA  di  Praya, Lombok Tengah  |  20 May 2020